Klimaks Super League: Nafas Persib di Podium Juara, Satu Kaki Persis di Jurang Degradasi
Arif Tio Buqi Abdulah May 13, 2026 12:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Kompetisi Super League alias Liga 1 musim 2025/2026 akan memasuki matchday ke-33, pekan ini.

Dua sorotan utama masih tertuju pada persaingan di dua pos berbeda, papan atas (juara) dan papan bawah (degradasi).

Di papan atas, Persib Bandung dan Borneo FC masih bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik.

Sementara dari papan bawah, Madura United dan Persis Solo sedang saling jegal di momen kritis.

Baca juga: Jadwal 2 Laga Sisa Persib & Borneo FC: Maung Bandung Lebih Ringan, Kans Hattrick Juara Terbuka

BERDUEL - Aksi penyerang Borneo FC, Juan Villa (due dari kiri) beduel dengan para pemain Persib Bandung pada laga tunda pekan ke-21 Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam WIB.
BERDUEL - Aksi penyerang Borneo FC, Juan Villa (due dari kiri) beduel dengan para pemain Persib Bandung pada laga tunda pekan ke-21 Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Instagram @borneofc.id)

Dimulai dari sorotan pertama, menyoal persaingan ketat antara Persib dan Borneo FC Di jalur juara musim ini.

Performa konsisten yang terus ditunjukkan dua tim beda pulau tersebut.

Seakan menjanjikan momen perebutan gelar musim ini, terasa masih hidup sampai akhir kompetisi.

Fakta bahwa Persib dan Borneo FC punya jumlah poin sama membuat momen title race kali ini lebih menegangkan.

Dua laga sisa Super League musim ini, tentu akan menjadi momen krusial kedua tim untuk memenangkan gelar.

Persib yang lebih berhak menempati posisi puncak klasemen karena keunggulan head to head, jelas lebih diunggulkan.

Untuk bisa menyegel gelar musim ini alias trofi ketiga secara beruntun, Persib hanya perlu memenangkan dua laga sisa.

Adapun dua laga sisa yang akan dihadapi Persib ialah melawan PSM Makassar (Away) dan Persijap Jepara (Home).

Tanpa perlu memikirkan hasil laga Borneo FC, Persib otomatis langsung juara jika memenangkan dua laga sisa tersebut.

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
PERSIB
32
23
6
3
57
21
36
75
2
35
Borneo FC
32
24
3
5
67
30
37
75
3
35
Persija
32
20
5
7
59
28
31
65
4
35
Dewa United
32
16
5
11
44
35
9
53
5
35
Persebaya
32
14
10
8
49
35
14
52
6
35
Malut United
32
15
7
10
66
45
21
52
7
35
Bhayangkara FC
32
15
5
12
45
41
4
50
8
35
Bali United
32
12
9
11
52
47
5
45
9
35
Persita
32
13
5
14
36
33
3
44
10
35
Arema FC
32
11
9
12
45
44
1
42
11
35
PSIM Yogyakarta
32
10
12
10
40
40
0
42
12
35
Persik
32
11
6
15
41
53
-12
39
13
35
Persijap
32
9
7
16
31
45
-14
34
14
35
PSM Makassar
32
8
10
14
38
45
-7
34
15
35
Madura United
32
8
8
16
34
52
-18
32
16
35
PERSIS
32
6
10
16
35
58
-23
28
17
35
Semen Padang
32
5
5
22
22
55
-33
20
18
35
PSBS Biak
32
4
6
22
29
83
-54
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

Berbeda situasinya dengan Borneo FC. yang musim ini kembali jadi rival Persib di jalur juara.

Selain harus memenangkan dua laga terakhir, tim Pesut Etam juga perlu berharap Persib terpeleset di momen bersamaan.

Karena jikalau Borneo FC mampu menyapu bersih dua laga terakhirnya dengan raihan tiga poin.

Hal itu sama sekali akan berujung sia-sia, jika Persib juga mampu memenangkan dua pertandingan terakhirnya.

Jika Persib tinggal berhadapan PSM dan Persijap, Borneo FC akan bertemu Persijap (Away) dan Malut United (Home).

Satu Kaki Persis Solo di Jurang Degradasi

Situasi tak kalah menegangkan terjadi di papan bawah klasemen, tepatnya lagi zona degradasi.

Saat ini, PSBS Biak dan Semen Padang telah resmi menyandang predikat sebagai dua tim yang terdegradasi musim ini.

Setidaknya akan ada satu klub lagi yang bakal menyusul jejak PSBS dan Semen Padang di akhir kompetisi.

Dan dua klub yang masih berpotensi terjerat zona degradasi ialah Madura United dan Persis Solo.

Madura United kini menempati peringkat ke-15, alias batas aman terakhir lolos dari zona merah, dengan raihan 32 poin.

Sementara, Persis Solo berada di posisi ke-16 alias batas terakhir tidak aman di zona yang sama.

BEREBUT BOLA - Pesepak bola Persebaya, Milos Raickovic (kanan) mengadang pesepak bola Persis Solo, Dodi Alekvan Djin (kiri) dalam pertandingan Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026) malam. (TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina)
BEREBUT BOLA - Pesepak bola Persebaya, Milos Raickovic (kanan) mengadang pesepak bola Persis Solo, Dodi Alekvan Djin (kiri) dalam pertandingan Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026) malam. (TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina) (Tribunnews.com/Muhammad Nursina Rasyidin)

Dengan menyisakan dua laga lagi, nasib Madura United dan Persis akan ditentukan dari hasil laga pekan ini.

Situasi rumit tentu dirasakan Persis yang punya peluang yang lebih besar untuk terdegradasi.

Selisih empat poin dengan Madura United, menjadi tantangan berat yang harus dipangkas Persis, jika ingin nasibnya selamat di akhir musim ini.

Karena selain harus memenangkan dua laga sisa musim ini melawan Dewa United (Home) dan Persita Tangerang (Away).

Persis juga perlu berharap Madura United terpeleset alias gagal menang di dua laga terakhirnya, saat menghadapi PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar.

Berkaca dari hal tersebut, nyawa Persis musim ini, benar-benar bergantung pada dua klub berbeda.

DUEL - Duel bola udara pemain Madura United dan Arema FC pada pertandingan pekan 22 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (21/2) malam WIB.
DUEL - Duel bola udara pemain Madura United dan Arema FC pada pertandingan pekan 22 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (21/2) malam WIB. (Arema FC)

Di pekan ke-33, nyawa Persis bergantung pada hasil yang mereka dapat melawan Dewa United, serta hasil yang didapat Madura United saat bertemu PSIM Yogyakarta.

Seandainya menang atas Dewa United, lalu Madura United kalah di tangan PSIM, harapan Persis bertahan masih ada.

Dengan skenario tersebut, nasib Persib tinggal bergantung pada hasil laga pekan terakhir musim ini.

Persis akan bertahan di Super League musim depan, jika menang atas Persita di laga terakhir, sementara Madura United gagal mengalahkan PSM di momen yang sama.

Sebaliknya, jika Madura United menang atas PSIM, maka nasib Persib sudah tidak terselamatkan.

Laga pekan terakhir melawan Persita pun hanya akan menjadi pertandingan formalitas bagi Persis sebelum turun kasta.

Jadwal Lengkap Pekan ke-33 Super League 2025/2026:

Jumat, 15 Mei 2026

Jam 15.30 WIB - Semen Padang vs Persebaya Surabaya

Jam 19.00 WIB - PSBS Biak vs Arema FC

Sabtu, 16 Mei 2026

Jam 15.30 WIB - Persik Kediri vs Persija Jakarta

Jam 19.00 WIB - Malut United vs Persita Tangerang

Jam 19.00 WIB - Persis Solo vs Dewa United

Minggu, 17 Mei 2026

Jam 15.30 WIB - Bali United vs Bhayangkara FC

Jam 19.00 WIB - PSIM Yogyakarta vs Madura United

Jam 19.00 WIB - Persijap Jepara vs Borneo FC

Jam 19.00 WIB - PSM Makassar vs Persib Bandung

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.