TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Puluhan personel Polres Trenggalek semangat mengikuti pelatihan sekaligus ujian bela diri Polri yang digelar di GOR Jwalita, Kabupaten Trenggalek.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, melalui Kabag SDM Kompol Sudaroini mengungkapkan ini dilakukan selama dua hari. Bagi yang memenuhi syarat untuk naik pangkat setingkat lebih tinggi baik dari jalur reguler maupun pengabdian.
Mereka diwajibkan mengikuti beberapa tahap ujian. Salah satu di antaranya yaitu ujian bela diri Polri.
"Kami minta semua serius dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Sehingga bisa maksimal. Pasalnya apabila tidak memenuhi indikator yang ditetapkan tidak bisa naik pangkat per 1 Juli 2026 ini," papar Kompol Sudaroini, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: Adu Banteng Motor Honda di Karangrejo Tulungagung, 2 Pemuda Terluka Parah
Menurutnya, ujian ini digunakan untuk tolok ukur sejauh mana anggota memahami dan menguasai tehnik maupun taktik beladiri Polri yang digunakan untuk mendukung tugas sehari-hari.
"Sebab tidak jarang menjumpai situasi yang mengharuskan anggota menggunakan kemampuan beladiri. Tujuannya untuk melumpuhkan pelaku kejahatan maupun kriminalitas," bebernya.
Untuk lolos dari ujian kenaikan pangkat atau UKP ini, setiap peserta wajib lulus sejumlah materi diantaranya, Tehnik dasar bela diri Polri meliputi jatuhan, roll, pukulan, tangkisan dan tendangan serta dasar membawa tahanan.
Peserta juga diharuskan menguasai tehnik bela diri tanpa alat seperti melepas pegangan tangan, baju, cekikan dan sekapan, mengindari pukulan, tendangan, serangan tongkat dan pisau serta todongan pistol maupun senjata tajam.
Materi lain yang juga turut diujikan adalah tehnik bela diri dengan membawa alat seperti tongkat, borgol dan kopelrim.
Terpisah, Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Trenggalek AKP Suyono yang juga bertindak sebagai pelatih sekaligus penguji menuturkan, ujian beladiri diikuti oleh sedikitnya 74 personel.
Baca juga: Persik Kediri Siap Mati-matian Hadapi Persija Jakarta di Laga Terakhir Musim Ini
AKP Suyono mengaku 2 di antaranya merupakan perwira berpangkat AKP dan Iptu. Sementara sisanya sebanyak 72 personel merupakan bintara dari berbagai jenjang kepangkatan mulai dari Bripda sampai Aipda.
"Sesuai jadwal 2 hari. Hari pertama latihan untuk refresh kembali materi beladiri Polri dan ini sudah kita laksanakan kemarin dan hari ini baru kita laksanakan ujiannya," tandasnya.
(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)