Prabowo Singgung Ani-ani Dalam Perampasan Harta Negara Senilai Rp10,2 Triliun
Desy Selviany May 13, 2026 06:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Presiden RI Prabowo Subianto singgung Ani-ani dalam Penyerahan Denda Administratif Rp10.270.051.886.464,- dan Lahan Kawasan Hutan 2.373.171,75 Hektar.

Ani-ani dalam bahasa gaul merujuk pada perempuan simpanan yang hidup mewah dari pria kaya.

Denda senilai Rp10 triliun lebih itu didapat negara dari penertiban pelanggaran pengalihgunaan kawasan hutan yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Dalam sambutannya, Kepala Negara RI itu menyinggung soal konglomerat dan koruptor curang yang telah merampas kekayaan harta negara. 

Menurut Prabowo, perampasan kekayaan harta negara yang sudah dicuri kali ini bukan menjadi akhir. 

Prabowo membocorkan, bulan depan, Indonesia akan mengumpulkan puluhan triliun dari penindakan korupsi.

Uang tersebut kata Prabowo didapat dari para koruptor dan pengusaha culas yang sudah kabur dari Indonesia meninggalkan harta haramnya yang kemudian berhasil diciduk negara. 

Prabowo pun kemudian menyinggung soal istri simpanan atau yang kerap disebut ani-ani. 

Prabowo menduga, harta tersebut kemungkinan tidak terendus istri simpanan para pelaku kejahatan sehingga bisa dirampas oleh negara saat ini. 

Baca juga: Kemenangan SMAN 1 Sambas Dalam LCC 4 Pilar Dibatalkan MPR RI

“Dan saya juga dapat laporan, bahwa nanti ada juga kurang lebih Rp39 triliun, uang-uang yang tidak jelas, para koruptor atau para kriminal itu mungkin, entah sudah lari dari Indonesia atau sudah meninggal,”

“Uangnya ketinggalan, di rekening-rekening enggak jelas, mungkin dia banyak istri muda atau peliharaan-peliharaan, jadi istri dan keturunannya enggak tahu dia punya uang di bank-bank tersebut,” kata Prabowo seperti dimuat Youtube Sekretariat Presiden pada Rabu (13/5/2026). 

Prabowo pun mendukung pihak aparat untuk terus mengejar harta-harta para koruptor dan pelaku tindak kriminal yang tidak terurus di bank-bank Indonesia. 

Rencananya kata Prabowo, bulan depan total bakal ada Rp49 triliun yang bakal dikumpulkan aparat dari kasus korupsi hingga tindak kriminal lainnya.  

“Sudah sekian tahun tidak diurus, ya saya katakan, kalau sudah sekian tahun tidak diurus dan sudah satu tahun kita umumkan umumkan umumkan enggak ada yang datang, ya sudah pindahin untuk rakyat. Bulan depan ini, bulan depan kurang lebih akan ada 49 triliun," tutur dia.

Nantinya uang tersebut kata Prabowo akan disalurkan pemerintah untuk pembangunan ke masyarakat seperti renovasi sekolah hingga puskesmas rusak. 

Prabowo pun berterima kasih kepada aparat yang sudah berkontribusi menyelamatkan harta dan kekayaan negara khususnya Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.