SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Ratusan umat Kristiani memadati Gereja Katolik Paroki St. Yoseph di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumsel, Kamis (14/5/2026), untuk mengikuti misa Hari Raya Kenaikan Isa Almasih.
Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh harapan.
Dalam perayaan tersebut, umat mengenang peristiwa kenaikan Isa Almasih ke surga setelah kebangkitan-Nya, yang diyakini sebagai simbol kehidupan kekal dan sumber penguatan iman bagi umat Kristiani.
Misa dipimpin oleh Romo RD Hyginus Gono Pratowo.
Dalam khotbahnya, ia mengajak umat untuk memaknai kenaikan Isa Almasih bukan sebagai perpisahan, melainkan bentuk penyertaan Tuhan yang kekal melalui Roh Kudus.
“Hari ini kita merayakan kenaikan Yesus Kristus. Kenaikan ini bukan berarti Tuhan meninggalkan manusia, tetapi Yesus mengutus Roh Kudus untuk mendampingi umat manusia agar semakin dewasa dan taat dalam iman,” ujar Romo Gono.
Menurutnya, peringatan Kenaikan Isa Almasih juga menjadi pengingat bagi umat untuk hidup dalam kasih, pengampunan, serta keberanian menyuarakan kebenaran dan keadilan.
“Umat diajak hidup dalam kasih Tuhan dan menjadi saksi kebenaran dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selama misa berlangsung, sejumlah umat tampak larut dalam doa dan perenungan. Suasana haru terlihat ketika doa-doa dipanjatkan secara bersama-sama.
Romo Gono berharap perayaan Kenaikan Isa Almasih dapat semakin memurnikan dan menguatkan iman umat.
“Semoga umat semakin diteguhkan imannya, dimurnikan, dan diberi keberanian untuk hidup dalam terang Tuhan,” tuturnya.
Salah satu jemaat, Graziella, mengaku perayaan tersebut memberinya ketenangan dan harapan baru bagi kehidupan keluarganya.
“Saya berdoa agar keluarga kami selalu diberi kebaikan dan keberkahan oleh Tuhan,” ujarnya.