TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Pasuruan United resmi tergabung di Grup N pada putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 usai hasil drawing diumumkan PSSI.
Dalam grup tersebut, Pasuruan United akan bersaing dengan PSAP Sigli, Bolsel FC, dan Persigar Garut.
Menariknya, Pasuruan United juga mendapat keuntungan sebagai tuan rumah putaran nasional.
Seluruh pertandingan Grup N dijadwalkan berlangsung di Stadion R Soedarsono Pogar, Bangil, markas kebanggaan masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Status tuan rumah itu dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan optimisme tim.
Dukungan langsung dari suporter di kandang sendiri diyakini mampu menambah motivasi.
Baca juga: Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan 1,3 Kg Sabu, Bukti Peredaran Narkoba Masih Mengkhawatirkan
Selain itu, menambah kuat mental bertanding, sekaligus rasa percaya diri para pemain saat menghadapi lawan dari luar daerah.
Presiden Klub Pasuruan United Bayu Aji Handayanto mengatakan, seluruh elemen tim dalam kondisi siap tempur menghadapi persaingan di Grup N.
“Pasuruan United 100 persen siap menghadapi semua tim di grup ini. Apalagi kami bermain di rumah sendiri, tentu ini menjadi keuntungan dan tambahan semangat bagi pemain,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Menurut Bayu, atmosfer dukungan suporter di Stadion Pogar diyakini mampu menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Bio Paulin untuk tampil maksimal sepanjang turnamen.
“Kami berharap dukungan masyarakat dan suporter bisa memenuhi stadion. Bermain di kandang sendiri tentu menambah optimisme dan kepercayaan diri pemain,” katanya.
Ia menegaskan, Pasuruan United tidak ingin hanya menjadi pelengkap dalam putaran nasional Liga 4 Piala Presiden.
Baca juga: Pasuruan United Tuan Rumah Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden
Manajemen dan tim pelatih sudah menyiapkan target besar, yakni lolos ke Liga 3 musim depan.
“Target kami jelas, ingin lolos Liga 3 dan berusaha meraih juara Piala Presiden Liga 4. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegasnya.
Bayu menambahkan, keberhasilan menembus putaran nasional menjadi bagian dari proses panjang membangun kekuatan sepak bola Kabupaten Pasuruan agar mampu bersaing di level nasional.
Karena itu, pihaknya meminta seluruh masyarakat Pasuruan ikut memberikan dukungan penuh dan doa selama kompetisi berlangsung.
“Ini bukan hanya tentang klub, tapi tentang kebanggaan Kabupaten Pasuruan. Kami ingin membawa nama Pasuruan bisa berbicara di tingkat nasional,” tambahnya.