TRIBUNNEWSMAKER.COM - Polemik penilaian dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat akhirnya mendapat respons langsung dari pimpinan MPR RI.
Setelah ramai menjadi sorotan publik dan menuai kritik dari masyarakat, MPR memastikan pelaksanaan final lomba tersebut akan digelar ulang dengan sistem pengawasan yang lebih ketat.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya mendengar berbagai masukan dan evaluasi terkait dugaan ketidakadilan dalam proses penilaian lomba.
Fokus utama dari hasil pertemuan dan evaluasi itu adalah memastikan seluruh peserta mendapatkan penilaian yang adil dan objektif.
Muzani memastikan final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat akan diulang dan diawasi langsung oleh pimpinan MPR RI.
Tak hanya itu, dewan juri yang bertugas nantinya juga berasal dari pihak independen guna menghindari polemik serupa terulang kembali.
Baca juga: Polemik Lomba Cerdas Cermat, Disdik Kalbar Sebut Speaker Error, MPR Minta Maaf & Nonaktifkan Juri
Keputusan ini disambut positif oleh banyak pihak, terutama para peserta dan masyarakat yang sejak awal menyoroti kontroversi penilaian terhadap tim SMA Negeri 1 Pontianak.
Sebelumnya, publik dibuat heboh setelah muncul dugaan ketidakadilan dalam penilaian lomba.
Saat itu, tim dari SMA Negeri 1 Pontianak disebut telah memberikan jawaban yang benar, namun justru dinyatakan salah oleh dewan juri dan dikenai pengurangan poin sebesar minus lima.
Yang membuat polemik semakin memanas, pertanyaan yang sama kemudian diberikan kepada kelompok lain.
Kelompok tersebut memberikan jawaban serupa, tetapi justru memperoleh nilai 10 dari juri.
Peristiwa itu viral di media sosial dan memicu gelombang dukungan kepada peserta dari SMA Negeri 1 Pontianak, termasuk siswi bernama Josepha Alexandra atau Ocha yang menjadi sorotan publik.
Di tengah perhatian publik terhadap kasus tersebut, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turut mengundang para peserta dari SMA Negeri 1 Pontianak ke Istana Wakil Presiden di Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung pada siang hari itu menjadi momen penting bagi Josepha dan rekan-rekannya.
Baca juga: Disalahkan Juri Cerdas Cermat, Josepha Alexandra Kini Bernasib Mujur, Dapat Beasiswa S1 ke Tiongkok
Dalam pertemuan tersebut, Gibran memberikan motivasi serta berbagai masukan agar para siswa tetap semangat meraih prestasi.
Josepha mengaku senang mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Wakil Presiden. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi penyemangat besar bagi dirinya dan tim.
"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," ujar Josepha.
Tak hanya memberi motivasi, Gibran juga membagikan tips mengenai kemampuan berbicara di depan umum dan cara berdebat secara baik di ruang publik.
"Tadi kami diberi motivasi dan tips and trik juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum," ucapnya.
Keputusan MPR RI untuk mengulang final lomba kini menjadi harapan baru bagi para peserta agar kompetisi dapat berlangsung lebih fair dan profesional.
(Tribunnewsmaker.com/Kompas.tv/Aisha Amalia Putri)