Profil Pendeta Abner, Pelayan Gereja yang Mengabdi 27 Tahun di Mateng
Abd Rahman May 14, 2026 03:47 PM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Sosok Pendeta Abner menjadi salah satu figur pelayan gereja yang telah lama mengabdikan hidupnya untuk pelayanan dan pembinaan jemaat di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Selama 27 tahun, pria kelahiran Desa Orobua, Kecamatan Sespa, Kabupaten Mamasa, 4 April 1971 ini menjalani tugas sebagai pendeta di berbagai wilayah pelayanan Gereja Toraja Mamasa (GTM).

Pendeta Abner mengawali pelayanannya setelah diurapi pada 19 Februari 1999 di Jemaat Sion Tobadak 4.

Baca juga: Anggota Polsek Tapalang Bikin Onar di Makassar, Gegara Tunangan Selingkuh dengan Seniornya

Baca juga: Long Weekend Wisata Kolam Renang di Mamuju Tengah Jadi Pilihan Warga Berwisata

Kala itu, ia mulai melayani satu jemaat sembari mengembangkan pelayanan ke sejumlah daerah lain seperti Salulebo, Saluandeang hingga Lumu.

"Per hari ini saya sudah 27 tahun sebagai pendeta," ujar Pendeta Abner saat ditemui Tribun-Sulbar.com di GTM Jemaat Bukit Zaitun Tobadak, Kamis (14/5/2026).

Baginya, menjadi pendeta bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hidup yang diyakini berasal dari Tuhan.

Ia mengaku selalu menikmati setiap proses pelayanan yang dijalani meski harus menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Menurutnya, kebahagiaan seorang pendeta tidak diukur dari materi, tetapi dari kesempatan melayani dan membawa damai bagi sesama.

Pendeta Abner menjelaskan tugas pendeta meliputi mengkhotbahkan Injil, memimpin ibadah, melayani sakramen seperti baptisan dan perjamuan kudus, hingga memberikan pendampingan pastoral kepada jemaat.

"Apalagi jaminannya pasti," ungkapnya sambil tersenyum.

Selama puluhan tahun mengabdi, salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah membangun hubungan dengan banyak orang dari berbagai latar belakang.

Ia mengaku belajar membangun komunikasi lintas agama, bermitra dengan pemerintah, hingga terlibat mendukung program sosial kemasyarakatan di Mamuju Tengah.

Saat ini, Pendeta Abner bertugas di Klasis Tobadak Raya setelah sebelumnya melayani di Klasis Tobadak Raya Timur.

Perjalanan pelayanannya pun terus berlanjut dari tahun ke tahun.

Pada periode 2011 hingga 2016, ia melayani 11 jemaat di Klasis Tobadak Raya.

Kemudian pada 2016 hingga 2021, jumlah jemaat yang dilayani menjadi tiga jemaat.

Sementara pada periode 2021 hingga 2026, ia melayani dua jemaat.

Bagi Pendeta Abner, puluhan tahun melayani merupakan bentuk pengabdian untuk menjalankan amanat Tuhan sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat.

Ia berharap pelayanan yang dijalankannya dapat terus menjadi berkat bagi jemaat dan masyarakat lintas iman di Kabupaten Mamuju Tengah.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.