TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jumriah telah jatuh cinta pada kegiatan sosial kemasyarakatan sejak masih duduk di bangku sekolah.
Kecintaannya itu terus bertahan hingga kini, termasuk saat dipercaya menjadi Ketua RW 005 Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
“Sudah hampir 30 tahunan saya aktif di organisasi. Awalnya dari Karang Taruna Kelurahan Pampang. Memang dari dulu suka kegiatan sosial,” ujarnya kepada Tribun-Timur, Rabu (13/5/2026).
Selain menjabat Ketua RW, Jumriah juga berprofesi sebagai master of ceremony (MC) dan menjalankan usaha kuliner ayam krispi.
Dunia MC sendiri telah digelutinya selama sekitar tujuh hingga delapan tahun terakhir.
Ia mengaku bakat tersebut mulai tumbuh sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Saat itu, dirinya kerap dipercaya menjadi pembawa acara dalam berbagai kegiatan upacara sekolah.
“Karena memang hobi juga. Dari SD saya sering jadi MC di acara-acara sekolah sampai SMA,” katanya.
Pengalamannya sebagai MC semakin berkembang ketika aktif di salah satu partai politik.
Dari sana, ia mulai sering dipercaya membawakan acara formal hingga kegiatan organisasi perempuan dan kepemudaan.
Saat ini, Jumriah lebih banyak mengisi acara organisasi maupun kegiatan pemerintahan di tingkat kelurahan.
“Di kegiatan pemerintah kota juga sering dipanggil,” ucapnya.
Tak hanya itu, aktivitas organisasinya pun cukup padat. Jumriah pernah menjadi pengurus KNPI Kota Makassar.
Saat ini, ia aktif sebagai pengurus Karang Taruna Kota Makassar, Sirikandi Pemuda Pancasila, hingga pengurus PMI Kecamatan Panakkukang.
Ia juga menjabat Ketua Shelter Warga di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), serta bendahara Komunitas Merah Putih.
“Alhamdulillah selalu dapat kepercayaan. Peran di organisasi adalah amanah,” katanya.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi hal positif karena dianggap memiliki kemampuan dalam bidang sosial kemasyarakatan.
Di lingkungan RW 005, Jumriah bersama warga rutin menggelar kerja bakti setiap Jumat pagi melalui program Jumat Bersih.
Selain itu, warga juga rutin mengadakan pengajian bulanan dan kegiatan PKK.
Ia juga mulai mendorong sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat sebagai bagian dari program pemerintah kota.
“Kami ingin wilayah kami bersih dan masyarakat juga mulai sadar soal pemilahan sampah,” ujarnya.
Meski begitu, rencana pembentukan bank sampah di wilayahnya masih terkendala lahan. Menurut Jumriah, wilayah RW 005 tergolong kecil dan padat penduduk sehingga sulit menyediakan lokasi penampungan sampah sementara.
“Wilayah kami kecil dan sudah padat penduduk,” katanya.
Selain persoalan sampah, tantangan lain yang kini dihadapi warganya adalah kekeringan akibat musim kemarau.
Beberapa warga disebut belum mendapatkan akses jaringan PDAM karena tidak tersedianya pipa induk di wilayah tersebut.
“Sudah hampir dua bulan warga merasakan kekeringan. Ada beberapa rumah yang belum terjangkau PDAM karena tidak ada pipa induk,” ujarnya.
Meski aktif di banyak organisasi, Jumriah mengaku tetap mengutamakan tanggung jawabnya kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
“Kalau soal waktu masih bisa diatur. Yang jelas sekarang lebih banyak fokus untuk masyarakat,” tuturnya.
Profil Singkat:
Nama: Jumriah
Jabatan: Ketua RW 005 Kelurahan Pamapang
Tempat Tanggal Lahir: Ujung Pandang, 30 Juni 1979
Alamat: Jalan Pampang I No. 30 RT 03 RW 05.
Pendidikan: Diploma 1 Aliyah College
Pekerjaan: Ketua RW dan MC
Hobi: Olahraga
Jumlah penduduk: 250 KK
Riwayat Organisasi:
- Karang Taruna Kota Makassar
- PMI Kecamatan Panakukang
- Srikandi Pemuda Pancasila
-Srikandi Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI)
- Ketua Shelter Warga Kelurahan Pampang
- Bendahara Koperasi Kelurahan Merah Putih