Jalan Tanjakan Silayur Semarang Mendadak Rusak Parah: Bergelombang Hingga Aspal Mengelupas
deni setiawan May 16, 2026 01:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Jalan rusak parah menghantui pengguna jalan yang melintas di tanjakan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. 

Seusai dilanda hujan deras pada Jumat (15/5/2026) sore hingga malam hari, ruas Jalan Prof Dr Hamka tepatnya di tanjakan Silayur mendadak dipenuhi lubang besar dan dalam yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lokasi, sekira pukul 21.00, kerusakan cukup parah berada di jalur antara Richeese Factory Ngaliyan hingga SMP Negeri 16 Semarang, menuju arah Mijen.

Baca juga: BREAKING NEWS, Jenazah Wanita Tersangkut di Sungai Ngaliyan Semarang, Diduga Korban Banjir

• BEJAT, Oknum Anggota LSM di Semarang Perkosa Gadis Penyandang Autis, Korban Hamil 5 Bulan

Aspal jalan tampak mengelupas, menyisakan bebatuan tajam dan lubang-lubang menganga di sejumlah titik.

Genangan air yang menutupi sebagian lubang membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Arus kendaraan di lokasi terpantau cukup padat. 

Sebagian besar pemotor terlihat memperlambat laju kendaraan, bahkan beberapa harus bermanuver zigzag untuk menghindari lubang dalam di tengah tanjakan.

Kondisi itu dinilai sangat berbahaya karena berada di jalur tanjakan Silayur yang selama ini dikenal rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat maupun pengendara motor saat cuaca hujan.

Ramona (18), pemotor warga Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal terkejut melihat kondisi jalan yang mendadak rusak parah. 

Padahal dia setiap hari melintas di jalur tersebut untuk bekerja di kawasan Ngaliyan Semarang.

“Ini baru rusak sekarang. Sebelumnya masih aman,“ kata Ramona.

Dia mengatakan, hujan deras yang turun sejak sore hari diduga menjadi penyebab aspal tiba-tiba ambles dan berlubang.

“Padahal tiap hari lewat sini. Ini bolong-bolong parah,” katanya.

Baca juga: April Warga Semarang Laporkan Dugaan Malpraktik Klinik Kecantikan: Wajah Rusak, Sulit Bicara

• Penyebab Ambrolnya Jalan Honggowongso Semarang, DPU: Crossing Saluran Sudah Rapuh

Sebagai pengguna jalan harian, Ramona berharap perbaikan segera dilakukan sebelum memicu kecelakaan.

“Harapannya cepat diperbaiki,” pungkas dia.

Keluhan serupa disampaikan warga Bringin, Ngaliyan, Restu Dwi.

Dia menyebut, kerusakan jalan di kawasan Silayur sebenarnya sudah berulang kali terjadi.

“Jalan rusak parah itu baru muncul setelah hujan petang tadi. Tadi saya lewat sana,” kata Restu.

Menurut dia, ruas jalan tersebut sebelumnya pernah mengalami kerusakan berat akibat sering dilalui truk bermuatan besar yang mengakses kawasan galian C di sekitar lokasi.

“Dulu itu pernah rusak parah juga. Setelah itu ditambal, sekarang rusak lagi,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan darurat, mengingat jalur Silayur merupakan akses utama yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan dari arah Kota Semarang menuju Ngaliyan, Mijen, hingga Kabupaten Kendal. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.