PDIP Setuju Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
Muhammad Zulfikar May 16, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli, merespon pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyebutkan Presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno merupakan pahlawan milik seluruh bangsa Indonesia dan bukan milik satu partai politik tertentu. 

Menurut Guntur pernyataan tersebut benar adanya, meski begitu ia menyingung dalam ajaran Bung Karno yang memegang teguh anti penjajahan.

Baca juga: Jembatani Korut-Korsel, Megawati Diminta Perankan Lagi Diplomasi Soekarno

"Betul sekali pernyataan Presiden Prabowo, Bung Karno itu milik seluruh bangsa Indonesia, karena itu kita harus mengamalkan ajaran Bung Karno," kata Guntur Romli dihubungi Sabtu (16/5/2026).

Ia melanjutkan pihaknya dari PDI Perjuangan akan malu mengaku sebagai murid-murid Bung Karno kalau tidak mengamalkan ajarannya. 

Baca juga: Peringati 125 Tahun Soekarno, Rusia Sebut Bung Karno Letakkan Fondasi Hubungan RI-Rusia

"Apalagi hanya mempolitisir nama besar beliau. Atau hanya meniru-niru pakaian beliau dan gaya orasinya. Ini cuma meniru dalam arti artifisial dan imitatif," jelasnya.

Guntur Romli menjelaskan dalam ajaran penting Bung Karno dalam geopolitik adalah anti penjajahan, anti neokolonialisme dan anti tunduk pada tekanan penguasa negara lain. 

"Karena itu tidak akan mungkin bekerjasama dengan Israel, dalam satu badan Board of Peace (BOP), tidak mungkin menyetujui The Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan AS yang di bawah tekanan Trump," tegasnya.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa proklamator sekaligus Presiden ke-1 RI, Soekarno atau Bung Karno, merupakan pahlawan milik seluruh bangsa Indonesia dan bukan milik satu partai politik tertentu. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026) pagi.

Dalam pidatonya, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan bahwa dirinya banyak memetik pelajaran berharga dari ajaran-ajaran yang ditinggalkan oleh Bung Karno. 

Oleh karena itu, ia meluruskan pandangan publik dengan menegaskan bahwa figur proklamator tersebut merupakan aset nasional yang melintasi sekat-sekat kelompok politik.

"Sebetulnya saya yang banyak belajar dari ajaran-ajaran yang Bung Karno. Jadi, maaf Bung Karno bukan milik satu partai. Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia," ujar Presiden Prabowo.

Prabowo menambahkan, tidak hanya Bung Karno, tokoh-tokoh kemerdekaan lainnya seperti Mohammad Hatta hingga Sutan Sjahrir juga merupakan milik seluruh rakyat Indonesia. 

Menurutnya, fondasi kekuatan besar Indonesia sebagai sebuah negara justru terletak pada kemampuan bangsa dalam menghargai dan menyerap energi positif dari seluruh tokoh pendahulu.

"Bung Karno, Bung Hatta, milik seluruh rakyat Indonesia, semuanya. Syahrir, semua. Jadi kita, di situ kehebatan kita kalau kita mau hebat, kalau kita mau maju, ya. Jadi kita, ambil kekuatan dari semua pihak. Itu dahsyat Indonesia itu," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa nilai-nilai persatuan inilah yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen kepemimpinan nasional. Konsep menghormati sejarah dan merangkul semua pihak dinilai sebagai modal utama agar Indonesia mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan geopolitik dunia yang kian dinamis.

"Paham saya adalah paham pendiri bangsa kita. Kita hormati semua, 1.000 kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Kita hormati semua," ucapnya.

Baca juga: Profil HOS Tjokroaminoto, Pahlawan Pergerakan Nasional dan Guru Soekarno, Kakek Buyut Maia Estianty

Prabowo mengingatkan bahwa esensi utama budaya Indonesia adalah saling menghormati, baik kepada orang tua, guru, maupun para pahlawan. Sikap ini harus tercermin dalam pola kepemimpinan nasional yang sepenuhnya didedikasikan untuk melindungi dan memakmurkan rakyat kecil.

"Ajaran kita, ajaran kiai-kiai kita, ajaran orang tua kita adalah hormat kepada orang tua, hormat kepada guru, hormat kepada tamu. Itulah Indonesia, bahwa kita hormat," pungkasnya.
 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.