Hadiri Panen Raya di Tuban, Kapolri Ungkap Target 28 Gudang Jagung Nasional
Cak Sur May 16, 2026 06:49 PM

SURYA.CO.ID, TUBAN - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 28 gudang penyimpanan hasil pertanian di seluruh Indonesia rampung pada Juni 2026.

Target tersebut disampaikan Kapolri saat kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan pejabat pemerintah pusat.

Polri Bangun Gudang Ketahanan Pangan

Dalam sambutannya, Kapolri menjelaskan Polri terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan gudang penyimpanan hasil pertanian di berbagai daerah.

“Seiring meningkatnya volume hasil pangan melalui kerja sama dengan Bulog, Polri telah membangun 18 gudang pangan di 12 provinsi,” ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan tambahan.

“Dengan tambahan tersebut, total gudang ketahanan pangan Polri nantinya mencapai 28 unit dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton, serta satu gudang berkapasitas 10.000 ton yang ditargetkan selesai pada Juni 2026,” imbuhnya.

Menurut Kapolri, keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan pangan nasional, sekaligus menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: Presiden Prabowo Panen Raya Jagung di Tuban, 100 Ton Diekspor ke Malaysia

PANEN JAGUNG – Presiden RI Prabowo Subianto memanen jagung saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
PANEN JAGUNG – Presiden RI Prabowo Subianto memanen jagung saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Surya.co.id/Muhammad Nurkholis)

Tidak Hanya Jagung, Tapi Juga Beras

Kapolri menegaskan gudang pangan tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk menyimpan komoditas jagung, tetapi juga beras dan berbagai bahan pangan lainnya.

“Tidak hanya untuk komoditas jagung, tetapi juga beras dan berbagai komoditas pangan lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, Polri berkomitmen terus mendukung penguatan ekosistem pertanian jagung dari hulu hingga hilir, mulai dari proses produksi hingga distribusi hasil panen.

“Polri berkomitmen terus mendukung ekosistem pertanian jagung dari hulu hingga hilir,” pungkasnya.

  • Polri menargetkan 28 gudang pangan rampung pada Juni 2026.
  • Saat ini sudah dibangun 18 gudang pangan di 12 provinsi.
  • Groundbreaking tambahan 10 gudang dilakukan saat panen raya di Tuban.
  • Setiap gudang memiliki kapasitas 1.000 ton.
  • Satu gudang besar disiapkan dengan kapasitas 10.000 ton.
  • Gudang digunakan untuk penyimpanan jagung, beras, dan komoditas pangan lainnya.

Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Pembangunan gudang ketahanan pangan tersebut, menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang saat ini terus diperkuat pemerintah.

Melalui penyimpanan hasil panen yang lebih memadai, pemerintah berharap distribusi pangan menjadi lebih stabil dan hasil pertanian petani dapat terserap dengan lebih baik di berbagai daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.