Pengawasan Hewan Kurban di Kota Bengkulu Diperketat hingga H-1 Idul Adha 2026
Hendrik Budiman May 16, 2026 06:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Pengawasan dilakukan mulai dari tingkat peternak hingga pedagang pengepul guna memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu, drh. Henny Kusuma Dewi, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tingkat pedagang pengepul dijadwalkan mulai 18 Mei 2026 hingga H-1 Iduladha.

"Pemeriksaan hewan kurban di tingkat pedagang pengepul direncanakan mulai 18 Mei hingga H-1 Lebaran," kata Henny kepada TribunBengkulu.com. 

Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular sekaligus memastikan keamanan daging yang nantinya dikonsumsi masyarakat.

Vaksinasi PMK Sudah Dilakukan

Selain pemeriksaan di lokasi penjualan, DKPP Kota Bengkulu juga telah melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah kandang ternak.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dini menjelang meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban menjelang Idul Adha.

Baca juga: Muhammadiyah Bengkulu Tetapakan Idul Adha pada 27 Mei 2026

Henny menjelaskan, petugas nantinya akan memeriksa kondisi fisik hewan, usia ternak, hingga kelengkapan dokumen kesehatan sebelum hewan dijual kepada masyarakat.

Hewan yang memenuhi syarat kesehatan akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti telah lolos pemeriksaan.

"SKKH menjadi dokumen penting yang harus dimiliki hewan kurban, baik yang berasal dari dalam maupun luar Kota Bengkulu," ujarnya.

DKPP Kota Bengkulu juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban, terutama memastikan kondisi hewan sehat dan memiliki dokumen resmi.

Masyarakat diminta memperhatikan kondisi fisik hewan seperti mata cerah, tidak lesu, nafsu makan baik, serta tidak memiliki gejala penyakit.

Selain itu, warga juga diminta membeli hewan kurban di tempat penjualan yang telah mendapatkan pengawasan dari petugas kesehatan hewan.

Pengawasan ketat akan terus dilakukan hingga mendekati Hari Raya Iduladha untuk memastikan seluruh hewan kurban yang diperdagangkan aman dan sehat.

"Semoga pelaksanaan Iduladha tahun ini berjalan lancar serta masyarakat dapat berkurban dengan aman dan nyaman," tukasnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.