Detik-detik Junaidi Diserang Beruang Saat Sedang Tanam Sawit Seorang Diri
Noval Andriansyah May 17, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Musi Rawas - Jeritan minta tolong memecah suasana kebun sawit di Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, saat Junaidi diserang seekor beruang ketika sedang bekerja seorang diri.

Warga Dusun Kertayasa itu mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh setelah diterkam hewan buas saat menanam sawit di kebunnya pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Desa Ciptodadi I, Edi Wahyudi mengatakan korban awalnya tengah beraktivitas seperti biasa di area perkebunan miliknya.

Namun tanpa diduga, seekor beruang tiba-tiba muncul dan langsung menyerang korban secara membabi buta.

“Korban diserang saat sedang menanam sawit. Lukanya cukup parah, ada di bagian kepala, kaki, dan tangan,” ujar Edi Wahyudi, dilansir TribunSumsel.com.

Baca juga: Diserang Beruang di Hutan OKU, Rahmat Alami Luka Robek dan Cakaran Saat Menyadap

Di tengah kebun, korban sempat berteriak kesakitan meminta pertolongan.

Suara jeritan itu didengar warga sekitar yang langsung berusaha mencari sumber suara.

Saat ditemukan, Junaidi sudah dalam kondisi terkapar di tanah dengan luka-luka serius di tubuhnya.

“Saat ditemukan warga, korban sudah tergeletak di tanah. Kemudian warga langsung memberikan pertolongan kepada korban,” kata Edi.

Warga kemudian mengevakuasi korban keluar dari kebun dan membawanya ke Puskesmas Ciptodadi.

Karena luka yang dialami cukup berat, terutama di bagian kepala, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD dr. Sobirin untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain luka di kepala, korban juga mengalami luka di tangan, bahu, dan kaki yang diduga akibat cakaran maupun gigitan beruang.

Peristiwa ini membuat warga sekitar kebun sawit menjadi waspada terhadap kemunculan hewan liar di area perkebunan.

Polisi Imbau Waspada

Pasca-serangan beruang terhadap warga, Minggu, (17/5/2026), Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta mengimbau warga selalu waspada saat beraktivitas di kebun.

Kapolres juga meminta kepada warga, agar saat pergi ke kebun tidak sendirian.

Sebisa mungkin berkelompok dan hindari beraktivitas hingga larut malam atau terlalu pagi saat kondisi masih gelap.

Imbauan itu disampaikan Kapolres Musi Rawas, menyusul adanya serangan beruang terhadap salah seorang warga Dusun Kertayasa, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya. 

Akibat kejadian tersebut, korban yang diketahui bernama Junaidi mengalami luka serius di bagian kepala, kaki, tangan, dan juga bahu.

Kepada korban, Kapolres juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa korban dan memberikan instruksi tegas serta imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sukakarya dan sekitarnya.

"Kepada seluruh warga yang beraktivitas di dekat kawasan hutan atau perkebunan rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan. Saat pergi ke kebun, usahakan tidak sendirian, sebisa mungkin berkelompok dan hindari beraktivitas hingga larut malam atau terlalu pagi saat kondisi masih gelap," kata Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menekankan beberapa poin penting bagi warga, yang pertama meminta warga agar tidak bertindak sendiri.

Jika melihat keberadaan atau tanda-tanda satwa liar (seperti jejak kaki atau cakaran beruang), segera menjauh dan jangan mencoba untuk mendekati atau memprovokasi, apalagi memburunya seorang diri.

Kapolres juga meminta kepada warga untuk aktif melaporkan setiap kemunculan satwa liar kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, atau pihak berwenang seperti BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam), agar dapat dilakukan tindakan penanganan yang tepat dan aman.

Terlepas dari itu, Polres Musi Rawas melalui Polsek Jayaloka akan meningkatkan patroli dan berkoordinasi dengan pihak terkait, guna mengantisipasi agar konflik antara manusia dan satwa liar ini tidak kembali memakan korban.

"Saat ini, situation di sekitar lokasi kejadian sedang dipantau ketat oleh aparat kepolisian guna memastikan keamanan warga yang hendak kembali beraktivitas di kebun," ungkap Kapolres.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.