Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengusulkan tiga ekor sapi berjenis limousin berbobot lebih dari satu ton sebagai calon hewan kurban bantuan Presiden untuk Hari Raya Idul Adha 2026.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung, Agus Suswantoro, Senin, mengatakan usulan tersebut menindaklanjuti surat dari Sekretariat Negara (Setneg) RI terkait penyediaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Tulungagung.

“Sesuai surat dari Setneg RI, kami diminta menyiapkan sapi jenis limousin dengan berat minimal satu ton untuk sapi kurban bantuan Presiden,” katanya.

Dari hasil pendataan, pihaknya mengusulkan tiga ekor sapi yang memenuhi kriteria, masing-masing dua ekor berasal dari Kecamatan Karangrejo dan satu ekor dari Kecamatan Ngantru.

“Kami sudah usulkan tiga ekor sapi dan saat ini masih menunggu proses seleksi serta persetujuan dari Setneg RI,” ujarnya.

Menurut Agus, nantinya tim dari Setneg RI akan melakukan survei langsung untuk menentukan satu ekor sapi yang dinilai paling layak menjadi hewan kurban Presiden di Tulungagung.

Setelah proses seleksi selesai, Setneg RI akan melakukan negosiasi harga secara langsung dengan peternak sebelum pembayaran dilakukan melalui transfer.

Agus mengakui harga sapi biasanya mengalami kenaikan karena tingginya minat dan kualitas hewan yang dipilih. Namun Setneg tetap akan menyesuaikan dengan harga pasar.

“Pihak Setneg tentu sudah mengetahui harga pasaran dan nantinya akan dilakukan negosiasi langsung dengan peternak,” katanya.

Ia menambahkan, pada Idul Adha tahun 2025 sapi kurban Presiden di Tulungagung dibeli dengan harga sekitar Rp99,5 juta.

Setelah proses pembelian selesai, DPKH Tulungagung akan kembali melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sapi terpilih sebelum dikirim ke lokasi penyembelihan.

Rencananya, sapi kurban Presiden akan diserahkan ke Masjid Syariful Muttaqin di Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung untuk disembelih saat Hari Raya Idul Adha.

“Setelah dinyatakan sehat dan proses administrasi selesai, sapi akan kami antar langsung ke lokasi penerima,” pungkasnya.