Audiensi dengan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily, AMPG Bahas Strategi Kaderisasi Anak Muda
Ahmad Sabran May 18, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) menggelar pembahasan terkait strategi kaderisasi dan penguatan peran generasi muda bersama Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily. 

Pertemuan tersebut membahas tantangan politik kebangsaan di era digital sekaligus langkah konkret dalam memperkuat kaderisasi anak muda.

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus dalam keterangannya yang dikutip Senin (18/5/2026) mengatakan bahwa perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola pikir serta pola interaksi generasi muda terhadap politik dan organisasi. 

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah menurunnya nilai-nilai kebangsaan di kalangan anak muda akibat disrupsi era digital yang begitu masif.

“Perubahan pola komunikasi dan arus informasi digital yang begitu cepat membuat tantangan kebangsaan semakin kompleks. Karena itu AMPG harus hadir untuk meningkatkan pemahaman kebangsaan serta pendidikan politik kepada generasi muda,” ujar Said Aldi Al Idrus .

Baca juga: Iran Tegaskan “Kapok”  Percaya AS, Araghchi: Washington Harus Serius soal Negosiasi

Ia menjelaskan bahwa generasi muda saat ini cenderung lebih tertarik pada organisasi berbasis hobi, profesi, komunitas, dan kegiatan sosial dibanding organisasi politik konvensional. Karena itu, pendekatan kaderisasi harus lebih adaptif mengikuti karakter serta kebutuhan anak muda masa kini.

Said Aldi menilai strategi rekrutmen kader muda perlu dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi muda. Salah satunya melalui penguatan konten digital politik yang lebih menarik, ringan, edukatif, dan mudah dipahami. Selain itu, digitalisasi dinilai menjadi instrumen utama dalam membangun simpatisan sebelum menjadi kader aktif partai.

Baca juga: Ritual Siram Air Kembang oleh Prabowo Warnai Penyerahan Jet Tempur Rafale ke TNI

“Pola interaksi kader dengan anak muda juga harus berubah. Tidak bisa lagi menggunakan pendekatan yang terlalu formal dan kaku. Harus lebih fleksibel, komunikatif, serta berbasis engagement,” lanjutnya.

Sebagai langkah penguatan internal organisasi, PP AMPG juga akan melakukan audit organisasi struktural hingga tingkat Kabupaten/Kota untuk memastikan kesiapan struktur organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi kader muda di seluruh daerah.

Menurut Said Aldi, penguatan organisasi dan kaderisasi generasi muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan kekuatan politik yang visioner, adaptif, dan siap menghadapi dinamika politik menuju 2029.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.