Atraksi Udara Berujung Insiden, Dua Jet Tempur AS Tabrakan dan Jatuh di Idaho
Joanita Ary May 18, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVECOM-- Dua jet tempur F-18 milik Angkatan Laut Amerika Serikat mengalami tabrakan di udara saat melakukan atraksi dalam pertunjukan udara di Mountain Home Air Force Base, Idaho, Amerika Serikat, Minggu (17/5) waktu setempat.

Insiden tersebut terekam dalam sejumlah video yang kemudian beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Dalam rekaman yang beredar, dua pesawat tempur terlihat melakukan manuver di udara sebelum akhirnya saling bertabrakan.

Beberapa detik setelah benturan terjadi, kedua jet kehilangan kendali dan jatuh di area dekat pangkalan militer.

Di tengah situasi mencekam itu, empat awak dari kedua pesawat berhasil menyelamatkan diri dengan kursi pelontar.

Empat parasut tampak mengembang di udara sebelum para awak mendarat dengan selamat, sesaat sebelum pesawat menghantam tanah dan memicu ledakan.

Direktur Pemasaran Silver Wings of Idaho, Kim Sykes, memastikan seluruh awak selamat dalam insiden tersebut.

“Keempat awak berhasil keluar dan dalam kondisi selamat,” ujar Sykes seperti dikutip dari AP News.

Insiden itu terjadi dalam rangkaian pertunjukan udara yang digelar untuk memperingati sejarah penerbangan sekaligus menampilkan kemampuan militer modern Amerika Serikat.

Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut juga menghadirkan penampilan utama tim aerobatik terkenal Angkatan Udara AS, Thunderbirds.

Pertunjukan udara di Mountain Home Air Force Base diketahui menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian masyarakat setempat.

Ribuan pengunjung hadir untuk menyaksikan berbagai atraksi penerbangan militer, termasuk demonstrasi manuver jet tempur berkecepatan tinggi.

Meski kecelakaan terjadi di tengah pertunjukan, pihak penyelenggara memastikan tidak ada korban jiwa di area penonton.

Aparat keamanan dan tim darurat segera bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat untuk melakukan evakuasi serta mengamankan area sekitar.

Sementara itu, Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat melaporkan kondisi cuaca saat kejadian relatif baik dengan jarak pandang yang cukup jelas.

Namun, kecepatan angin tercatat mencapai sekitar 29 mph atau setara 47 kilometer per jam.

Hingga kini, penyebab pasti tabrakan dua jet tempur tersebut masih dalam penyelidikan otoritas militer Amerika Serikat.

Tim investigasi akan menelusuri berbagai kemungkinan, mulai dari faktor teknis hingga kesalahan manuver saat atraksi berlangsung.

Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko dalam pertunjukan udara militer, terutama ketika pesawat melakukan manuver dalam jarak dekat dengan kecepatan tinggi.

Meski prosedur keselamatan telah diterapkan secara ketat, kecelakaan tetap dapat terjadi dalam hitungan detik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.