TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Rumah makan atau warung makan biasanya menyediakan ruangan ber-AC untuk memberikan layanan maksimal bagi para pelangganya.
Ruangan ber-Ac tersebut biasanya gratis atau tidak berbayar.
Namun sebuah warung bakso di Klaten ini berbeda, karena memberikan tarif bagi pelanggan yang memanfaatkan ruangan ber-AC yang disediakannya.
Warung bakso tersebut akhirnya viral setelah warganet mengunggah nota pembelian bakso di warung itu ke media sosial.
Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @indonesiapopuler.id mengunggah foto nota pembelian di warung tersebut.
Dalam unggahan di media sosial, dalam nota tertulis jelas satu orang yang menggunakan ruangan ber-AC dipatok tarif sebesar Rp 3000.
Sementara dalam nota yang beredar tertera biaya AC untuk dua orang dengan total Rp 6.000.
Transaksi tersebut terjadi pada Rabu (13/5/2026) pukul 16.16 WIB.
Setelah unggahan soal ruangan ber-AC dipatok tarif itu viral, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten akhirnya turut buka suara.
Baca juga: Perkembangan Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem: Polisi Bentuk Tim Khusus hingga Dugaan Pelanggaran Hukum
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten, Purwanto mengatakan pihaknya akan menelusuri kabar tersebut.
"Kami cek dulu," kata Purwanto dikonfirmasi Kompas.com, Senin (18/5/2026).
Purwanto menyampaikan bahwa semua warung makan di Klaten telah mencantumkan menu dan harga di warungnya.
Sementara itu setelah viral di media sosial, pemilik warung bakso yang memasang tarif ruangan ber-AC akhirnya buka suara.
Pemilik warung bakso tersebut meminta maaf langsung sama akun yang pertama kali posting ke sosmed.
Pemilik warung bakso secara inbox di sosmed meminta maaf atas keteledoran karyawan dan miss management yang menyebabkan biaya AC Rp 3.000 per orang tercantum di nota pembayaran itu.
Pemilik warung menegaskan bahwa penggunaan AC seharusnya tidak dibebankan sama pembeli.
Mereka juga menghapus pos pembayaran AC dari nota dan memastikan AC tetap tersedia tanpa biaya tambahan.
Selain itu mereka juga menjamin akan melakukan evaluasi berkelanjutan untuk mencegah kesalahan serupa di masa depan. (*)