Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Insentif Fiskal Kepada Pemerintah Daerah Berprestasi
Idham Khalid May 20, 2026 09:22 AM

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah pusat memberikan penghargaan dan insentif kepada pemerintah daerah berprestasi, karena telah berhasil melakukan pengendalian inflasi hingga penurunan tingkat pengangguran.

Penganugerahan ini berlangsung di Hotel Merumatta Senggigi, Selasa (19/5/2026). Diikuti oleh Provinsi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur atau region Nusa Tenggara-Maluku.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan penghargaan tahun ini diberikan skala regional untuk memberikan penilaian secara objektif kepada daerah-daerah di Indonesia.

"Selama ini diberikan tingkat nasional, kalau nasional nanti pertandingan tidak fair. Kalau dipertandingkan semua 38 Gubernur, Gubernur yang anggarannya kuat nanti selalu menang," kata Tito.

Bagi daerah daerah yang menang dalam setiap kategori tersebut mendapatkan insentif anggaran miliaran rupiah, ini kata Tito bisa membantu anggaran pendapatan daerah (APBD) yang banyak terpangkas imbas efisiensi.

"Selama ini kita berikan tropi dan sertifikat, tetapi saya sadar itu tidak nendang yang nendang itu kita berikan insentif fiskal kepada daerah," kata mantan Kapolri ini.

Baca juga: Kronologi Marbot Musala di Lombok Timur Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Tambahan insentif sebesar Rp1-3 miliar ini nantinya bisa dimasukkan dalam berbagai pos belanja tergantung keinginan kepala daerah, termasuk bisa dimasukkan dalam rekening belanja tidak terduga (BTT) guna mengantisipasi kebutuhan anggaran saat bencana.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan penghargaan pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menjadi pemenang kategori creative financing.

Selain Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kota Mataram juga berhasil menjadi yang terbaik dalam kategori ini. Sementara untuk tingkat kabupaten posisi ketiga ditempati Halmahera Selatan, posisi kedua Lombok Timur dan posisi pertama Lombok Barat.

Adapun pemenang kategori pengendalian inflasi diberikan kepada daerah yang mampu menjaga stabilitas tingkat inflasi pangan, kepatuhan pelaporan serta dukungan anggaran dalam melakukan pengendalian inflasi ini.

Kategori pemerintah provinsi diraih oleh Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berhak mendapatkan bantuan insentif fiskal Rp3 miliar, kategori pemerintah kota diraih oleh Kota Tual dan berhak mendapatkan bantuan insentif fiskal Rp3 miliar.

Untuk kategori kabupaten, peringkat ketiga diraih oleh Kabupaten Maluku Tenggara mendapatkan hadiah Rp1 miliar, posisi kedua Kabupaten Bima mendapatkan hadiah Rp2 miliar dan posisi pertama diraih oleh Kabupaten Sumba Timur mendapatkan hadiah Rp3 miliar.

Sementara untuk kategori penurunan angka pengangguran untuk Kabupaten Sikka meraih posisi ketiga, Kabupaten Alor posisi kedua dan Kabupaten Lembata posisi pertama.

Sementara untuk kategori kota, Kota Tidore Kepulauan keluar sebagai yang terbaik dan Maluku Utara keluar sebagai terkait tingkat provinsi.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.