DKPP Tarakan Siapkan 336 Paket Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha 2026, Cek Harga Terbarunya
Amiruddin May 20, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tarakan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah, untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, menjelang Hari Raya Idul Adha.

Hari Raya Idul Adha diketahui jatuh pada Rabu 27 Mei 2026.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dilaksanakan di halaman Al-Ma'arif Kota Tarakan, Rabu (20/5/2026). 

Total per paket sembako yang dijual Rp80 ribu. 

DKPP mengklaim lebih murah dari harga aslinya per paket, jika mengikuti harga pasaran sebesar Rp94 ribu.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Tarakan, Syahrul, mengatakan pada pelaksanaan kali ini pihak DKPP menyiapkan sebanyak 336 paket sembako untuk masyarakat.

“Untuk hari ini kita menyiapkan 336 paket dengan kemasan bawang merah, bawang putih, gula, dan minyak. 

Itu dijadikan satu paket,” ujar Syahrul.

 

Kegiatan Gerakan Pangan Murah kembali dilaksanakan Pemkot Tarakan hari ini
GERAKAN PANGAN MURAH - Kegiatan Gerakan Pangan Murah kembali dilaksanakan Pemkot Tarakan di dalamnya tergabung salah satunya DKPP Kota Tarakan, DKUKMP Kota Tarakan dan berbagai instansi lain tergabung TPID, pada Rabu (20/5/2026). Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Tarakan, Syahrul, mengatakan pada pelaksanaan kali ini pihak DKPP menyiapkan sebanyak 336 paket sembako untuk masyarakat. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH

 

Baca juga: Besok DKPP Tarakan Gelar Gerakan Pangan Murah, Siapkan 4 Ton Bahan Pokok Mulai Beras hingga Gula

Ia menjelaskan, satu paket dijual dengan harga Rp80 ribu. 

Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga bahan pokok di pasaran, karena adanya subsidi dari pemerintah provinsi.

“Kita di bawah harga semua, karena memang disubsidi untuk membantu masyarakat,” katanya.

Syahrul merinci, minyak goreng dijual Rp14 ribu per liter, sedangkan harga pasar mencapai sekitar Rp15.700. 

Kemudian gula pasir dijual Rp17 ribu per kilogram, sementara harga pasar berkisar Rp19 ribu hingga Rp20 ribu.

Untuk bawang putih satu kilogram dijual Rp30 ribu, sedangkan harga di pasar mencapai Rp35 ribu.

Sementara bawang merah satu kilogram dijual Rp40 ribu, lebih murah dibanding harga pasar yang berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp50 ribu. 

“Kalau dalam paket, masing-masing setengah kilogram untuk bawang putih dan bawang merah. 

Karena harga sekarang kan naik semua, jadi kita bantu masyarakat lewat subsidi,” ujarnya.

Selain paket sembako, DKPP juga menjual beras dan telur dengan harga lebih rendah dibanding pasaran. 

Beras yang biasanya dijual sekitar Rp78 ribu, pada gerakan pangan murah dijual Rp72 ribu. 

Sedangkan telur dijual Rp57 ribu, lebih murah dari harga pasar sekitar Rp63 ribu.

“Selisihnya lumayan, jadi masyarakat sangat terbantu,” katanya.

Menurut Syahrul, subsidi program Gerakan Pangan Murah berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. 

Meski jumlah paket terbatas, antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak kegiatan dimulai.

“Sekarang sudah sisa sedikit,” ujarnya.

Ia berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan, ketika harga bahan pangan cenderung mengalami kenaikan. 

 

Baca juga: Dinas Ketahanan Pangan Nunukan Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Beras dan Minyak Turun Drastis

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.