Demo Mahasiswa IAKN Kupang Ricuh, Bakar Ban Mobil dan Dorong Mendorong
Alfons Nedabang May 20, 2026 04:31 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ratusan mahasiswa demonstrasi di depan Kantor Rektoran Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Rabu (20/5/2026).

Pendemo merupakan elemen dari organisasi mahasiswa (ORMAWA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAKN Kupang.

Aksi dimulai pukul 11.00 Wita. Ada beberapa aspirasi mahasiswa pendemo, yaitu menuntut agar dosen Zeheskiel Saudale diberhentikan dan tidak lagi mengajar.

Selain itu, mendesak evaluasi total terhadap kepemimpinan kampus serta perbaikan fasilitas kampus.

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th sempat menemui mahasiswa pendemo. Namun tidak menyampaikan sepatah kata pun.

Rektor keluar dari gedung rektorat setelah pihak kepolisian berupaya menjadi penengah antara mahasiswa dan pihak kampus.

Sebelumnya, mahasiswa terus mendesak agar rektor hadir langsung untuk mendengar tuntutan mereka.

Demo Mahasiswa IAKN Kupang Ricuh 02
Demo mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Rabu (20/5/2026).

Rektor mengenakan setelan jas hitam. Dia didampingi beberapa pegawai kampus.

Kehadiran rektor sempat disambut sorakan mahasiswa yang berharap dapat melakukan dialog secara langsung.

Namun situasi berubah. Rektor meninggalkan mahasiswa pendemo, kembali masuk ke dalam gedung rektorat.

Diduga, rektor kecewa karena dia meminta mic untuk bicara namun tidak digubris.

Kemunculan rektor tidak sampai satu menit, memicu kekecewaan mahasiswa. “Belum juga kami selesai bicara, rektor sudah kembali masuk,” teriak Fisak Manafe, salah satu mahasiswa pendemo.

Mahasiswa tetap bertahan di depan kantor rektorat. Suasana memanas, diwarnai aksi dorong mendorong antara mahasiswa dengan aparat keamanan serta pegawai kampus.

Kondisi ini dipicu kehadiran Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, serta Dekan FKIP untuk menemui massa aksi. Sementara mahasiswa bersikukuh Rektor harus hadir.

Mahasiswa sebelumnya mencoba melakukan lobi agar audiensi dilakukan langsung bersama Rektor. Namun permintaan tersebut tidak diindahkan dengan alasan Rektor sedang mengikuti rapat bersama kementerian.

Rektor IAKN Kupang dan Mahasiswa Pendemo
Rektor IAKN Kupang, I Made Suardana sempat menemui mahasiswa pendemo namun tidak berbicara, Rabu (20/5/2026).

Koordinator aksi, Efen Edison Sio, dalam orasinya menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pimpinan kampus.

“Kami menuntut agar dosen bermasalah Zeheskiel Saudale diberhentikan dan tidak lagi mengajar di IAKN. Kami juga meminta evaluasi total terhadap kepemimpinan kampus serta perbaikan fasilitas kampus,” tegas Efen dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan “Evaluasi Total Kinerja Pimpinan!” sebagai bentuk protes terhadap kebijakan kampus.

Tidak hanya berorasi, massa aksi juga membakar ban bekas di depan kantor rektorat. Asap hitam sempat memenuhi area halaman kampus saat mahasiswa terus menyuarakan tuntutan mereka.

Kapolsek Maulafa, AKP Fery Hafir, yang turun langsung mengamankan jalannya aksi mengatakan pihak kepolisian hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus membuka ruang mediasi apabila diperlukan.

“Kita datang sebagai pengamanan. Jika butuh penengah untuk mediasi kita bisa bantu,” ujarnya di lokasi aksi. (uge)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.