Acong Nekat Gasak Dua Ponsel saat Pemilik Tidur Siang, Maling di Marelan Babak Belur Diamuk Massa
Randy P.F Hutagaol May 20, 2026 05:55 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria paruh baya menjadi bulan-bulanan warga setelah aksi nekatnya menyusup ke dalam rumah orang lain tepergok oleh pemiliknya.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama Budiman Prasetyo alias Acong (40) tersebut babak belur dihajar massa yang tersulut emosi di lokasi kejadian.

Peristiwa kejahatan ini dilaporkan terjadi di kawasan Jalan M Basir, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Aksi pencurian tersebut dilancarkan oleh pelaku pada Selasa (19/5/2026) sore hari yang lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Sengketa Lahan Belawan, Pihak Pemenang PTUN Diintimidasi Diduga Preman saat BPN Ukur Tanah

Baca juga: Tatap Piala AFF 2026, Stadion Teladan Medan Bersolek Total, Ini Kata Wali Kota Medan

Nahas bagi pelaku, rumah yang disatroninya secara diam-diam tersebut ternyata dihuni oleh seorang wanita lanjut usia (lansia) bersama anak laki-lakinya.

Akibat amukan massa yang geram dengan ulahnya, Acong mengalami sejumlah luka cukup parah di bagian kepalanya sebelum akhirnya diamankan petugas.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, warga setempat langsung memboyong pelaku dalam kondisi bersimbah darah ke Mapolsek Medan Labuhan.

 

Korban Terbangun Dengar Suara Mencurigakan, Pelaku Sempat Lari Sebelum Akhirnya Dikepung

Anak pemilik rumah sekaligus pemilik ponsel yang dicuri, Abdul Firmansyah, membeberkan bahwa pelaku masuk ke dalam rumahnya dengan cara mengendap-endap.

Saat insiden itu terjadi, Abdul bersama ibu kandungnya yang sudah lansia kebetulan sedang terlelap tidur siang di dalam kamar mereka.

Pelaku yang melihat situasi rumah sepi langsung mengincar dua unit ponsel yang tergeletak di bawah kipas angin tepat di depan pintu kamar korban.

"Saat pelaku mau mengambil terdengar suara, jadi saya langsung bangun dan melihat pelaku mau ngambil dua handphone di bawah kipas angin," ucap Abdul Firmansyah, Rabu (20/5/2026).

Melihat ada orang asing di dalam rumahnya, Abdul spontan berteriak 'maling' secara lantang hingga membuat pelaku panik dan langsung terbirit-birit melarikan diri.

Mendengar teriakan darurat tersebut, warga sekitar yang berada di luar rumah langsung mengejar pelaku yang berusaha kabur dari kepungan.

"Pelaku ini beraksi sendiri, jalan kaki melewati rumah saya, melihat keadaan sepi, pelaku pun masuk ke dalam, akhirnya pelaku tertangkap dan di massa warga," lanjut Abdul.

Pihak korban saat ini telah resmi membuat laporan pengaduan di Mapolsek Medan Labuhan, sementara pelaku kini mendekam di sel tahanan untuk proses hukum lebih lanjut.

 

(cr9/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.