Alisson Becker bisa saja memainkan pertandingan terakhirnya bersama Liverpool pada laga penutup Liga Premier pekan depan melawan Brentford di Stadion Anfield.
Alisson, yang bergabung dengan Liverpool asuhan Jurgen Klopp pada musim 2018/19 dari AS Roma, telah menegaskan statusnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia sejak kedatangannya.
Kiper asal Brasil itu dikabarkan tengah dikaitkan dengan kepindahan kembali ke Serie A untuk bergabung dengan tim asuhan Luciano Spalletti di Juventus, dan kini tampaknya siap meninggalkan Anfield di tengah eksodus sejumlah pemain veteran.
Menurut laporan dari pakar transfer Mark Brus, Alisson memberikan respons positif terhadap pendekatan yang dilakukan Juventus milik Spalletti, yang kini berada dalam posisi kuat untuk mengamankan tempat di Liga Champions.
Raksasa Italia tersebut saat ini menempati posisi ketiga di klasemen Serie A, unggul satu poin atas AC Milan dan mantan klub Alisson, AS Roma. Sang kiper disebut-sebut “sangat tergoda” dengan tawaran yang diajukan oleh Juventus.
“Juventus memiliki ketertarikan yang besar terhadap Alisson dan dia merespons positif terhadap minat tersebut. Dia terkesan dengan proyek mereka,” ungkap salah satu sumber. “Untuk saat ini, Liverpool tampaknya akan berusaha mempertahankannya, namun ada kemungkinan besar dia sudah memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru,” lanjut sumber yang dikutip dalam laporan Brus.
“Alisson memang sangat tergoda dengan Juventus. Ada juga ketertarikan dari Inter Milan, tetapi negosiasi dengan Juve sudah cukup maju, saya memperkirakan kesepakatan itu akan segera terealisasi,” tambah sumber lain.
Juventus dikabarkan siap menawarkan kontrak berdurasi tiga tahun kepada Alisson dengan nilai sekitar €15 juta per tahun. Kiper berusia 33 tahun tersebut dikatakan sangat terbuka terhadap tawaran itu, meskipun biaya transfernya masih dalam tahap negosiasi, mengingat kontraknya di Liverpool masih tersisa satu tahun lagi.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menanggapi rumor mengenai kemungkinan kepergian Alisson jelang pertandingan timnya melawan Aston Villa akhir pekan ini. Ia menyatakan bahwa dirinya “tidak akan membicarakannya” sambil memberikan respons tegas terhadap spekulasi tersebut.
"Saya membaca hal yang sama seperti kalian, tetapi saya tidak akan membahasnya di sini. Kalian bisa bertanya berulang kali dengan cara berbeda, tetapi para suporter kami harus tetap mendukung Alisson, apakah ini pertandingan pertamanya atau pertandingan terakhirnya," ujar pelatih asal Belanda itu dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Para penggemar Liverpool yang mungkin mengharapkan bantahan tegas dari pelatih berusia 47 tahun tersebut kini tampaknya harus bersiap menghadapi kenyataan pahit mengenai masa depan sang kiper asal Brasil, di tengah gelombang kepergian para pemain veteran The Reds yang memilih melanjutkan karier di tempat lain menjelang musim panas ini.
Alisson, yang oleh majalah FourFourTwo disebut sebagai penjaga gawang terbaik sepanjang sejarah Liga Premier, saat ini sedang mengalami cedera. Namun, ia hampir pasti akan kembali bermain bersama rekan setimnya, Mohamed Salah, untuk laga terakhir Liverpool di Liga Premier melawan Brentford pekan depan.
Jika The Reds kehilangan dua pemain ikonik sekaligus – Salah, peraih empat kali Sepatu Emas dan tiga kali Pemain Terbaik PFA, serta Alisson, kiper legendaris mereka – di jendela transfer musim panas ini, hal itu bisa menjadi bencana besar bagi Arne Slot.
Kemampuan manajerial pelatih asal Belanda tersebut memang tengah dipertanyakan setelah musim 2025/26 yang sulit, namun jika sosok sekaliber Alisson juga memilih meninggalkan Anfield bersama Salah dan pemain favorit fans Andy Robertson, hal itu bisa memicu kekecewaan besar di kalangan pendukung.
Liverpool akan kembali berlaga di Liga Premier pada Jumat malam di Villa Park, sebelum menghadapi pertandingan terakhir musim ini melawan Brentford pada Matchweek ke-38, yang bisa menjadi laga perpisahan bagi Mohamed Salah, Andy Robertson, dan mungkin juga Alisson Becker.