Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Rasa gelisah dan khawatir tengah dirasakan Nafsiah Nawan (63), istri Muhammad Firdaus Ahlan (73).
Firdaus adalah jemaah haji yang tergabung dalam kloter JKG 27 rombongan 1 dari KBIH Imam Bonjol dan hilang saat berada di Makkah, Arab Saudi.
Firdaus terakhir kali terlihat di hotel tempatnya menginap di sektor 9 Misfalah, Makkah pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 09.04 Waktu Arab Saudi.
Hingga Rabu, 20 Mei 2026 hari ini, pencarian terhadap Firdaus terus dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026.
Di tengah usaha pencarian yang secara intensif terus dilakukan, Nafsiah tak pernah lepas dari doa-doa.
"Ini di Baitullah, di rumahnya Allah, mudah-mudahan Allah jaga suami saya. Saya harus berhusnuzhan. Ya Allah, lindungilah suami saya, dia tamunya Allah, pasti Allah nggak akan sia-siakan," kata Nafsiah ketika ditemui tim Media Center Haji (MCH), Selasa (19/5/2026).
Setelah melafalkan doa tersebut, Nafsiah melantunkan shalawat agar hatinya semakin tenang.
Namun ketika mengingat kembali pada nasib suaminya, Nafsiah melafalkan doa serupa dan terus berbaik sangka kepada Allah.
"Ya Allah lindungilah, pelihara dia ya Allah, kembalikan ya Allah dalam kondisi sehat," ujar Nafsiah dengan nada suara bergetar.
Nafsiah tak menampik, pikirannya diliputi dengan penuh kekhawatiran terhadap nasib suami. Bahkan ia tak pernah lagi tidur nyenyak sejak sang suami menghilang.
"Saya nggak bisa tidur, gimana nih dia? Lagi ngapain? Udah makan apa belum? Makan apa? Terus harus minum," kata Nafsiah. Suaranya pun tercekat ketika mengucapkan kalimat-kalimat pertanyaan itu.
Baca juga: Kronologi Firdaus, Jemaah Haji asal Jakarta Hilang di Makkah, Istri: Sempat Terekam CCTV
Tak cukup hanya sampai di pencarian, pihak keluarga yang berada di Jakarta pun melakukan sejumlah upaya.
Nafsiah berkisah, saban malam selepas shalat Maghrib, keluarganya menggelar kegiatan ratiban secara online. Dari sana, mereka berdoa agar Firdaus lekas ditemukan.
"Setiap malam keluarga bantu doa mudah-mudahan doanya diijabah oleh Allah. Semoga bisa pulang, bisa kembali, bisa ngelakuin ibadah haji dengan sempurna," harapnya.
Kepada tim MCH, Nafsiah juga berkisah tentang sosok Firdaus yang menikahinya pada tahun 1976.
Setelah pensiun dari Departemen Kesehatan (Depkes), Firdaus masih aktif di berbagai kegiatan kemasyarakatan di tempat mereka tinggal yaitu di Pondok Labu, Jakarta Selatan.
"Abah pernah menjadi ketua RT selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri," tutur Nafsiah.
Saat waktu shalat tiba, lanjut Nafsiah, Firdaus terbiasa berjalan kaki seorang diri menuju masjid yang berjarak sekira 15 menit dari rumah.
"Kalau subuh juga ke masjid, kan agak jauh ya, ke masjid pulang pergi, jalan agak jauh untuk persiapan haji," tuturnya.
Diketahui, Firdaus pergi meninggalkan hotel pada Jumat, 15 Mei 2026 pagi. Padahal ia baru saja tiba di Makkah pada Kamis, 14 Mei 2026.
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Icshan Marsha mengungkapkan, laporan terkait jemaah haji yang hilang pertama kali diterima melalui Kanal Kawal Haji pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Dari hasil penelusuran rekaman CCTV hotel, Firdaus yang mengenakan kaus putih dan sarung hitam terlihat seorang diri keluar hotel.
Saat itu di lobi hotel suasana sepi karena sebagian besar jemaah sudah bersiap dan berangkat untuk melaksanakan shalat Jumat.
"Yang bersangkutan keluar dari hotel sendirian tanpa membawa pengenal apa pun kecuali gelang haji," kata Ichsan.
Baca juga: Amirul Hajj 2026 Sebut Pelaksanaan Haji Berjalan Lancar, Kini Fokus pada Puncak Ibadah
Ia pun mengimbau para jemaah haji Indonesia segera melaporkan kepada petugas haji terdekat apabila melihat atau memperoleh informasi terkait keberadaan Firdaus.
Termasuk meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Hindari penyebaran foto maupun narasi yang bersifat spekulatif ataupun hoaks," tambah Ichsan.
Terkait peristiwa ini, Kemenhaj dan seluruh PPIH menyampaikan keprihatinan mendalam kepada istri dan keluarga serta seluruh anggota rombongan.
Oleh karena itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan agar Muhammad Firdaus Ahlan segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. (*)