Wanita Pejalan Kaki Tewas Mengenaskan Ditabrak Beruntun Tiga Mobil Dini Hari, Dua Pengendara Kabur
M Syofri Kurniawan May 21, 2026 07:55 AM

 

TRIBUNJATENG.COM, DENPASAR - Insiden tabrak lari terjadi di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan Perumahan Kubu Pratama Indah Km 10, Denpasar, Bali.

Seorang wanita pejalan kaki tanpa identitas tewas mengenaskan setelah ditabrak secara beruntun oleh tiga mobil.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026 dini hari, sekitar pukul 02.20 WITA.

Baca juga: Bus Sugeng Rahayu Hajar Warung Kopi Setelah Sopir Mendadak Pingsan 

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan kronologi kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa pejalan kaki berstatus Mrs. X tersebut. 

Pihak kepolisian saat ini tengah memburu dua pengemudi mobil misterius yang kabur dari tanggung jawab setelah melindas korban.

"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang pejalan kaki meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," kata Iptu Gede Adi Saputra Jaya kepada Tribun Bali.

"Korban saat ini statusnya belum diketahui identitasnya atau Mrs. X," jelasnya.

Iptu Gede Adi menjelaskan bahwa kecelakaan maut ini bermula ketika sebuah mobil yang belum diketahui nomor polisinya bergerak dari arah utara menuju ke selatan. 

Pengemudi kendaraan pertama tersebut diduga kurang hati-hati saat berkendara, sehingga langsung menghantam korban yang saat itu sedang berjalan menyeberang jalan dari arah barat menuju ke timur. 

Bukannya berhenti untuk menolong, pengemudi mobil pertama ini justru langsung memacu kendaraannya dan meninggalkan TKP.

Nahas bagi korban, penderitaannya tidak berhenti di sana.

Dalam kondisi terkapar di jalanan yang diduga minim penerangan dini hari itu, tubuh korban kembali dihantam oleh mobil kedua yang juga melaju dari arah utara menuju ke selatan. 

Sama seperti pelaku pertama, pengemudi misterius kedua ini juga memilih tancap gas dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

"Setelah ditabrak oleh kendaraan pertama yang langsung meninggalkan TKP, pejalan kaki tersebut kembali ditabrak oleh mobil kedua yang bergerak searah dari utara ke selatan. Kendaraan kedua ini juga melarikan diri," jelas Iptu Gede Adi.

Penderitaan korban berakhir fatal, ketika untuk ketiga kalinya, tubuhnya kembali dihantam oleh mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi DK 1275 ACF yang dikemudikan oleh pria berinisial INS (55).

INS yang melintas di jalur yang sama tidak sempat menghindar hingga kembali melindas tubuh korban yang sudah tergeletak di aspal.

Berbeda dengan dua pengemudi sebelumnya, INS berhenti di lokasi kejadian.

"Terakhir, pejalan kaki tersebut kembali ditabrak oleh mobil ketiga, yaitu Daihatsu Xenia DK 1275 ACF. Untuk pengemudi mobil Xenia atas nama INS dalam kondisi sehat dan nihil mengalami luka-luka," ujar Kasi Humas.

Akibat hantaman beruntun dari tiga kendaraan tersebut, korban Mrs. X mengalami cedera yang sangat parah. 

"Korban menderita luka patah tulang pada bagian paha, luka terbuka lebar pada bagian leher, serta mengeluarkan darah dari kedua telinganya," bebernya.

Luka-luka berat tersebut membuat korban mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.

Saat ini, Satlantas Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan keterangan saksi, dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar Jalan Imam Bonjol untuk melacak identitas serta keberadaan dua pengemudi mobil pertama dan kedua yang melarikan diri. 

"Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera mengecek dan berkoordinasi dengan Polresta Denpasar," pungkasnya. (*)

 

Baca juga: Kondisi Ngadiono Korban Bus ALS Makin Membaik, Masih Dirawat di Palembang 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.