Cerita Komang Warga Mateng Ditipu 2 Wanita Ngaku dari Petugas Sensus Kesehatan, Raib Rp 15 juta
Abd Rahman May 21, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – I Komang Suuartana (40) warga  Desa Paraili, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, mengaku menjadi korban hipnotis.

Komang didatangi oleh dua orang wanita di kediamanya di Desa Desa Paraili, pada Selasa (20/5/2026) kemarin.

Wanita yang tak dikenal itu mengaku dari petugas sensus kesehatan dari provinsi.

Baca juga: Hari Ketiga Rekonsiliasi Gaji dan TPP 2026, BPKAD Sulbar Perkuat Sinkronisasi Data ASN

Baca juga: Jelang Iduladha 2026, Petugas Keswan Periksa Hewan Kurban dan Deteksi Penyakit di Polman

“Kedua pelaku perempuan, satu menggunakan jilbab dan satu lagi memakai masker,” kata Komang saat ditemui di Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kamis (21/5/2026).

Komang menerima tamu tersebut karena ia mengira kedua wanita itu benar-benar dari petugas sensus.

Pelaku kemudian mulai berbicara mengenai kondisi kesehatan dan menawarkan pengobatan kepada korban.

“Awalnya mereka bilang mau sensus kesehatan, lama-lama mengarah ke pengobatan dan menawarkan produk,” ujarnya.

Korban mengaku akhirnya membeli produk yang ditawarkan pelaku dengan total nilai mencapai Rp15 juta.

Belakangan, korban baru menyadari diduga telah menjadi sasaran penipuan setelah kedua pelaku pergi meninggalkan lokasi.

Komang menyebut kedua perempuan tersebut mengaku berasal dari luar daerah atau dari provinsi.

Hingga kini, Tribun-Sulbar.com masih berupaya menggali informasi lebih lanjut terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.

Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok sensus kesehatan maupun pengobatan yang dilakukan orang tidak dikenal.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran produk atau layanan kesehatan dengan nilai fantastis tanpa identitas dan izin yang jelas.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.