BOLASPORT.COM - Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti harus tumbang sebagai salah satu wakil Indonesia di sektor ganda campuran pada Malaysia Masters 2026.
Laga babak 16 besar turnamen Malaysia Masters 2026 dijalani Bobby/Melati dengan bersua pasangan Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai.
Bertempat di Stadium Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (21/5/2026), Bobby/Melati pasangan kalah dari ganda campuran peringkat ke-20 dunia itu dengan skor 21-18, 18-21, 16-21.
Kekalahan dalam laga bertempo 54 menit ini membuat Bobby/Melati gagal melaju ke perempat final turnamen BWF Super 500 tersebut.
Pertandingan langsung berjalan sengit pada awal gim pertama di mana kedua ganda campuran itu saling berbagi angka hingga 4 kali.
Bobby/Melati langsung mengambil alih kendali permainan tatkala serangannya tak mampu dibendung dengan baik oleh Teeraratsakul/Taerattanachai.
Total 3 poin beruntun berhasil didapatkan ganda campuran peringkat ke-42 dunia tersebut sebelum Teeraratsakul/Taerattanachai mendekat dengan jarak 1 poin.
Ancaman dari pasangan Thailand itu mampu diredam dengan baik oleh Bobby/Melati guna menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-8.
Usai jeda, kendali permainan masih berada di tangan pasangan yang bernaung di bawah bendera PB Djarum itu yang terus menambah keunggulanya atas Teeraratsakul/Taerattanachai.
Permainan Bobby/Melati sendiri sempat goyah karena mereka acap kali melakukan kesalahan sendiri yang membuat Teeraratsakul/Taerattanachai mendekat.
Reaksi tenang ditunjukkan Bobby/Melati yang mampu meredam sang lawan hingga pertandingan memasuki masa-masa krusial.
Sempat 1 kali tertahan, Bobby/Melati menutup perlawanan Teeraratsakul/Taerattanachai pada gim pertama 21-18.
Situasi mulai berubah pada gim kedua di mana kali ini Bobby/Melati kesulitan mengimbangi permainan yang ditunjukkan Teeraratsakul/Taerattanachai.
Hanya 2 kali saja, Bobby/Melati mampu mengimbangi lawan sebelum akhirnya permainan mereka sulit berkembang karena kesalahan sendiri.
Usai jeda, momentum perlawanan sempat didapatkan Bobby/Melati untuk mendekat dengan torehan 4 poin secara beruntun.
Akan tetapi, momentum itu lenyap karena Bobby/Melati masih melakukan kesalahan sendiri dengan pertahanan mereka yang kurang rapat.
Alhasil, jarak poin yang dekat itu kembali jauh dan Teeraratsakul/Taerattanachai melenggang memenangkan gim kedua.
Memasuki gim ketiga atau gim penentu, persaingan langsung berjalan panas setelah Bobby/Melati dan Teeraratsakul/Taerattanachai berbagi angka hingga 5 kali.
Dominasi permainan berada di tangan Bobby/Melati seiring dengan rentetan kesalahan yang dibuat wakil Thailand itu dalam menyusun serangan.
4 poin beruntun didapatkan Bobby/Melati sebelum akhirnya merebut interval ketiga dengan keunggulan 11-6.
Meski tersendat usai jeda, Bobby/Melati masih menjaga keunggulannya hingga skor mencapai 14-10.
Petaka mulai tampak akibat permainan yang menurun di mana Bobby/Melati harus kehilangan total 6 poin beruntun sehingga berbalik tertinggal 16-14.
Memasuki masa krusial, Teeraratsakul/Taerattanachai berhasil meredam Bobby/Melati yang harus tumbang pada gim ketiga.