Pemain yang pernah dianggap gagal di Manchester United, Antony, menegaskan bahwa dirinya tidak akan menjalani operasi untuk cedera pangkal paha kronis yang dideritanya setelah tidak masuk dalam daftar skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Meski sempat beredar kabar bahwa ia akan absen lama, winger Real Betis itu menyampaikan pesan tegas bahwa ia memilih perawatan konservatif setelah menutup musim terbaiknya secara statistik di Spanyol.
Antony bantah rumor soal cederanya
Dalam wawancara dengan Mundo Deportivo, pemain asal Brasil itu mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap spekulasi media mengenai kondisi kebugarannya. “Orang-orang mengatakan hal-hal yang tidak mereka ketahui,” ujar Antony. “Kita harus menghentikan hal ini, karena saya merasa sangat baik, namun orang-orang terus berbicara tanpa tahu kebenarannya.”
Pernyataan tegas tersebut sejalan dengan klarifikasi resmi dari departemen komunikasi Real Betis yang membantah rumor bahwa pemain berusia 26 tahun itu akan menjalani rehabilitasi selama tiga hingga empat bulan. Sejak Desember lalu, mantan penyerang Manchester United itu telah menangani kondisi osteitis pubis melalui metode perawatan konservatif dan menunjukkan peningkatan fisik yang signifikan menjelang akhir musim kompetisi di Spanyol.
Tidak masuk skuad Piala Dunia memberi waktu istirahat penting
Keputusan untuk tidak menjalani operasi datang tak lama setelah Carlo Ancelotti tidak memasukkan Antony ke dalam daftar akhir skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 mendatang. Meski menjadi kekecewaan tersendiri bagi sang pemain, keputusan tersebut bisa menjadi keuntungan bagi kebugaran jangka panjangnya, karena memberinya waktu beberapa minggu tanpa pertandingan kompetitif — periode yang diyakini staf medis Real Betis akan membantu memaksimalkan efektivitas perawatan konservatif yang sedang dijalaninya.
Musim terbaik dalam kariernya secara statistik
Meski datang ke Spanyol dengan label “gagal” dari masa-masanya di Old Trafford, Antony berhasil menunjukkan kebangkitan individu yang luar biasa. Pemain asal Brasil itu mencatatkan musim paling produktif sepanjang kariernya dari sisi statistik, memperlihatkan alasan mengapa Manchester United dulu rela membayar mahal untuk jasanya.
Dengan satu pertandingan tersisa di musim La Liga, Antony telah mencetak 14 gol dan 10 assist di semua kompetisi untuk Real Betis. Catatan ini menjadi pencapaian yang impresif bagi pemain yang telah bermain dalam kondisi menahan rasa sakit selama lebih dari lima bulan, sekaligus membuktikan keputusan dirinya untuk tetap bermain selama mungkin.
Langkah selanjutnya
Real Betis akan menjamu Levante akhir pekan ini dalam laga penutup musim La Liga, setelah memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan dengan menempati posisi kelima klasemen. Antony berharap dapat menutup musim dengan hasil manis dengan kembali memberikan kontribusi penting di lini serang.