TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Elly Farida menyambut positif Program Sekolah Maung (Manusia Unggul) yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sekolah Maung difokuskan pada 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri. Sebanyak 41 sekolah tersebut merupakan sekolah negeri berprestasi dan sebagai proyek percontohan.
Hal tersebut bertujuan untuk mentransformasikan sekolah-sekolah itu menjadi pusat pendidikan unggulan berbasis prestasi.
Baca juga: Ketua TP-PKK Kota Depok Elly Farida: Bukan Lagi Ranah Privat, Warga Diminta Lapor Bila Melihat KDRT
Program Sekolah Maung mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027. Pendaftarannya dimulai pada 29 Mei - 8 Juni 2026.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat itu menjelaskan, Program Sekolah Maung dinilai sebagai langkah progresif dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jawa Barat melalui penguatan sekolah-sekolah negeri unggulan berbasis potensi dan talenta peserta didik.
Catatan Penting Elly Farida
Tercatat ada 41 sekolah unggulan dalam Program Sekolah Maung. Di wilayah Kota Depok tercatat ada SMAN 1 Depok. Kemudian di Bekasi ada dua, yakni SMAN 1 Bekasi dan SMKN 2 Bekasi.
Hal yang menjadi catatan penting adalah Program Sekolah Maung sangat bergantung pada kualitas implementasi, bukan hanya branding program.
“Program sebesar ini harus dijalankan secara terukur, transparan, dan inklusif. Jangan sampai semangat mencetak manusia unggul justru melahirkan kesan eksklusivitas atau memperlebar kesenjangan antar sekolah,” tandasnya.
Baca juga: Kiat Nadira Ikut Ujian SPMB Jalur Prestasi di SMAN 1 Depok, Belajar Kisi-kisi Soal Lewat TikTok
Selain hal itu, lanjutnya adalah transparansi seleksi peserta didik harus dijaga secara ketat.
Seleksi berbasis prestasi, khususnya jalur nonakademik, harus memiliki indikator yang objektif, terukur, dan dapat diaudit publik agar terhindar dari subjektivitas maupun praktik titipan.
Kemudian jalur afirmasi bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu harus diperkuat.
Program unggulan tidak boleh hanya dapat diakses oleh mereka yang memiliki privilege ekonomi.
Negara harus memastikan anak-anak hebat dari keluarga sederhana mendapat kesempatan yang sama.
Lalu, peningkatan kualitas guru harus menjadi prioritas utama.
Baca juga: Rincian Kuota SPMB Jalur Prestasi di SMAN 1 Depok, Kategori Nilai Rapor Terbanyak
Sekolah unggul hanya dapat terwujud jika guru-gurunya juga dipersiapkan dengan pendekatan pedagogi modern, berbasis riset, teknologi, dan penguatan karakter.
“Tidak cukup hanya memperbaiki gedung dan menambah fasilitas. Investasi terbesar tetap pada kualitas guru. Guru adalah ruh dari transformasi pendidikan,” katanya.
Menurut Elly, catatan penting lainnya adalah Sekolah Maung harus menjadi model yang menularkan mutu ke sekolah lain.
Selanjutnya, koordinasi regulasi antara Pemprov Jawa Barat dengan Pemerintah Pusat harus diperkuat.
Baca juga: BREAKING NEWS, Ratusan Pelajar Ikuti Ujian SPMB Jalur Prestasi di SMAN 1 Depok, Perebutkan 108 Kursi
Hal ini penting agar desain kebijakan tetap selaras dengan kerangka nasional dan memiliki kepastian hukum dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Yang kita bangun jangan menara-menara unggul yang berdiri sendiri. Yang harus terbangun adalah ekosistem pendidikan Jawa Barat yang naik bersama,” ujarnya.
“Fraksi PKS di DPRD Jawa Barat pada prinsipnya mendukung setiap inovasi pendidikan yang berpihak pada kualitas generasi masa depan. Tugas kita bersama adalah memastikan inovasi ini tidak berhenti sebagai jargon, tetapi benar-benar menghadirkan keadilan akses, kualitas layanan, dan pemerataan mutu pendidikan bagi seluruh anak Jawa Barat,” tutur Elly Farida.
Diawali PCMB
Tahapan awal SPMB 2026 diawali melalui Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Program ini bertujuan memetakan potensi dan sebaran lulusan SMP/MTs sederajat di seluruh Jawa Barat berdasarkan pilihan sekolah, jalur masuk, serta kondisi peserta didik.
Kemudian SPMB dibagi dalam 2 tahap.
Kuota SMA dan SMK negeri di Jawa Barat terbagi dalam jalur prestasi 30 persen, jalur mutasi 5 persen, jalur domisili 35 persen, dan jalur afirmasi 30 persen.
Jadwal PCMB