Kesaksian Pilu Istri Korban Carok Lumajang, Sebut Adik Pelaku Ikut Membacok Saat Suami Tak Berdaya
Sudarma Adi May 22, 2026 04:19 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Kasus carok di Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menjadi perhatian publik.

Duel dua tukang ngarit bersenjata tajam itu, membuat Abdul Karim Marzuki (55) tewas usia terkena sabetan celurit dari tetangganya bernama Wasil (44).

Sementara Wasil saat ini masih menjalani masa kritis di RSUD dr Haryoto Lumajang usia menjalani operasi pada bagian perut, usia ditebas celurit oleh Abdul Karim.

Baca juga: Duel Carok Tukang Ngarit di Lumajang , 1 Tewas, Pelaku Wasil Luka-luka

Dugaan Keterlibatan Adik Pelaku

Saniyeh, istri Abul Karim mengaku sempat menyaksikan suaminya dibacok adiknya Wasil, ketika kedua pencaruk tersebut sama sama terkapar di tanah usai saling bacok.

"Saya lihat sendiri, terus adiknya (pelaku) datang nambahi bacok bagian pundak, ketika suami saya masih duduk" ujarnya sambil menunjuk dua pundaknya, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, hal tersebut membah luka bacok semakin parah, sebab suaminya diserang mendadak saat sedang duduk bersimbah darah setelah caruk dengan Wasil. 

"Duduk sudah terluka, terus ditambahi lagi itu. Tapi nama adiknya (pelaku) saya tidak tahu, cuma orangnya tinggi,kuning dan kurus," kata Saniyeh.

Saniyeh mengaku sedang menggendong cucu saat menyaksikan moment tersebut, sehingga tidak bisa menolong cepat ketika suaminya diserang dadakan olah adiknya Wasil.

"Saya sambil gendong putu saya, tidak bisa mendekat. Itu (adik pelaku) langsung lari dan membacok," bebernya.

Perempuan umur 53 tahun tersebut sempat meneriaki adiknya Wasil dengan bahasa Madura, agar menghentikan tindakannya sebab kedua belah pihak sama sama sedang terluka.

Baca juga: Kronologi Lengkap Tukang Ngarit Carok di Lumajang, Satu Tewas, Bermula dari Dendam Lama

"La cong, padeh luka padeh sara (jangan nak, sama sama luka, sama sama parah) saya bilang gitu," bebernya.

Setalah itu, dia langsung pulang ke rumah untuk mengambil kain guna membalut luka suaminya, setalah terkena tebasan celurit Wasil.

"Terus saya balik, bapak sudah tidak ada (nyawanya)," imbuh Saniyeh.

Sementara, Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Pras Ardinata mengaku masih menyelidiki, dugaan adanya pihak lain yang terlibat atas tewasnya Abdul Karim tersebut.

"Ini baru mau diperiksa saksi saksinya, ini mau diperiksa istri korban dulu. Soalnya masih tetanggan kan," tanggapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.