TRIBUNKALTENG.COM - Akhirnya Pep Guardiola resmi menanggalkan jabatannya sebagai manajer Man City pada akhir musim 2025-2026.
Ya, kabar mundurnya pelatih berusia 55 tahun tersebut diumumkan The Citizens pada Jumat (22/5/2026) waktu setempat.
Baca juga: Live Hasil Skor Dewa United vs Bali United BRI Super League 2026, cek Starting XI Line Up
"Pep Guardiola akan mengundurkan diri sebagai manajer Man City musim panas ini," bunyi pernyataan klub yang dikutip BolaSport.com dari laman resminya.
Sejatinya, pelatih berkebangsaan Spanyol itu masih menyisakan kontrak satu tahun lagi atau habis pada Juni 2027.
Akan tetapi, dia memutuskan angkat kaki dan mengakhiri 10 tahun perjalanannya di Etihad Stadium.
Dilansir dari sumber yang sama, Guardiola tak membeberkan alasan mengapa dirinya mundur dari jabatannya.
Amah nakhoda hanya merasa sudah waktunya menyudahi perjalanan bersama The Sky Blues setelah musim 2025-2026 usai.
"Betapa indahnya waktu yang telah kita habiskan bersama. Jangan tanya alasan kepergian saya (dari Man City). Tak ada alasan, tapi jauh di lubuk hatiku, saya tahu ini waktunya," ujarnya.
"Tak ada yang abadi, jika ada, saya pasti berada di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang saya miliki untuk Manchester City," tambahnya.
Sementara itu, bos Man City, Khaldoon Al Mubarak, mengenang 10 tahun kerja samanya dengan Guardiola.
Dalam satu titik, Al Mubarak mengaku jika kerja sama keduanya bisa saja berakhir cepat di tahun-tahun sebelumnya.
Tetapi dia memuji karakter Guardiola yang selalu menemukan energi baru dan terus membawa kesuksesan bagi The Citizens.
"Ada saat-saat di sepanjang perjalanan ketika dia (Guardiola) bisa saja berhenti, dan itu sudah cukup," kata Al Mubarak.
"Namun entah bagaimana, Pep (Guardiola) selalu menemukan energi baru dan terus maju, menemukan cara-cara yang berbeda dan inovatif untuk terus menang dan memberikan kesuksesan," lanjutnya.
Di sisi lain, petinggi klub lainnya, Ferran Soriano, mengaku bangga bisa bekerja sama dengan pelatih yang pernah menukangi Bayern Muenchen itu.
Baginya, perjalanan Guardiola selama 10 tahun terakhir adalah hal yang luar biasa dan akan terus dikenang oleh pendukung The Sky Blues.
"Kami merasa beruntung dapat bekerja sama dengan Pep Guardiola selama 10 tahun," tutur Soriano.
"Warisan Pep sangat luar biasa dan dampak sebenarnya akan dinilai lebih baik oleh sejarawan Manchester City di masa depan," pungkasnya.
Total 20 trofi itu terdiri dari 6 trofi Liga Inggris, 5 trofi Piala Liga Inggris, 3 trofi Piala FA, 3 trofi Community Shield, 1 trofi Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Klub.
Dari 592 pertandingan itu, dirinya mencatatkan 423 kemenangan, 77 kali hasil imbang, dan 92 kekalahan di segala ajang. (tribunkalteng.com/bolaSPORT)