Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis dalam Rangka HUT Sumsel ke-80
Refly Permana May 23, 2026 12:27 AM

SRIPOKU.COM – Dalam rangka HUT Sumsel ke-80 digelar bakti sosial operasi bibir sumbing gratis yang diikuti 20 peserta digelar di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSGM) Sumatera Selatan, Jumat (22/5/2026).

Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi operasi bibir sumbing gratis tersebut karena bentuk kepedulian sosial yang memberi dampak besar bagi pasien, tidak hanya dari sisi kesehatan tetapi juga psikologis.

“Ini bukan hanya menutup celah bibir, tetapi juga mengembalikan senyum dan rasa percaya diri pasien. Mereka jadi lebih percaya diri saat bersosialisasi,” katanya saat memberi sambutan, Jumat (22/5/2026).

Herman Deru juga mengingatkan agar kegiatan sosial tersebut tidak dicampuri kepentingan politik dan dijalankan murni sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan operasi bibir sumbing gratis bagi masyarakat Sumsel. 

Sementara itu, Direktur Operasional Bank Sumsel Babel, Fastero Mohammad Papeko mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Bank Sumsel Babel, RSGM Sumsel, Baznas, serta sejumlah perusahaan swasta seperti PT Semen Baturaja dan PT Bukit Asam.

Menurut Papeko, total anggaran yang disiapkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp220 juta. 

Dana itu digunakan untuk biaya operasi 20 pasien serta pemeriksaan laboratorium praoperasi.

“Biaya operasi untuk 20 pasien mencapai Rp208 juta, ditambah pemeriksaan laboratorium sekitar Rp12 juta, sehingga total anggaran sebesar Rp220 juta,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami percaya sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dunia usaha, dan stakeholder lainnya dapat membantu menyukseskan program kemanusiaan seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSGM Sumsel, drg Novita Idayani mengatakan, total pendaftar operasi bibir sumbing mencapai 30 orang.

Namun, setelah melalui pemeriksaan kesehatan, hanya 20 pasien yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani operasi.

Yang mendaftar ada 30 orang, namun yang memenuhi syarat operasi sebanyak 20 pasien. Sisanya belum bisa dilakukan tindakan karena kondisi kesehatan, seperti ada yang mengalami bocor jantung, pilek, batuk, dan masih terlalu kecil untuk dioperasi.

Ia menjelaskan, dari total pasien yang menjalani operasi terdiri dari 3 orang dewasa, 11 balita, dan enam anak-anak.

"Operasi bibir sumbing dan celah langit-langit mulut merupakan agenda rutin tahunan RSGM Sumsel, tahun ini dilaksanakan dalam rangka HUT Sumsel ke-80 sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.