Persib Jadi Juara BRI Super League Meski Punya Poin Sama dari Borneo FC, Aturan Ini Jadi Penentunya
Eri Ariyanto May 24, 2026 05:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Persib Bandung dipastikan keluar sebagai juara BRI Super League musim 2025/2026 meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Borneo FC di akhir klasemen.

Kepastian tersebut membuat banyak suporter penasaran mengenai aturan penentuan juara yang digunakan operator kompetisi ketika dua tim finis dengan poin identik.

Dalam regulasi BRI Super League, penentuan posisi klasemen tidak langsung melihat selisih gol keseluruhan, melainkan mengutamakan head to head atau hasil pertemuan antar kedua tim sepanjang musim.

Persib Bandung diketahui unggul dalam catatan pertemuan melawan Borneo FC, sehingga Maung Bandung berhak menempati posisi lebih tinggi di klasemen akhir.

Aturan ini menjadi faktor krusial yang akhirnya memastikan Persib tetap berada di puncak meski perolehan poin kedua tim sama ketat hingga pekan terakhir.

Situasi tersebut sempat memicu perdebatan di kalangan suporter karena banyak yang mengira selisih gol menjadi penentu utama dalam perebutan gelar juara.

Namun regulasi kompetisi secara tegas menempatkan head to head sebagai acuan pertama sebelum menghitung produktivitas gol maupun selisih gol keseluruhan.

Keberhasilan Persib mempertahankan posisi teratas pun disambut antusias Bobotoh yang merayakan gelar juara setelah persaingan berlangsung sengit sepanjang musim.

Sementara itu, Borneo FC harus puas finis di bawah Persib meski mampu mengoleksi jumlah poin yang sama hingga akhir kompetisi.

Baca juga: 10 Pemain Asing Perpanjang Kontrak 2026/2027: Terbaru Bek Persib yang Masuk Skuad Piala Dunia 2026

Seperti diketahui, Persib Bandung resmi keluar sebagai juara Super League 2025/2026 meski hanya bermain imbang pada laga terakhir musim ini.

Persib ditahan 0-0 oleh Persijap Jepara pada pertandingan yang digelar Sabtu (23/5) sore WIB.

Sementara di laga lain, Borneo FC tampil menggila usai menghancurkan Malut United dengan skor telak 7-1.

Hasil tersebut membuat Persib dan Borneo FC sama-sama mengoleksi 79 poin dari 34 pertandingan.

Meski begitu, Persib lebih layak berada di posisi teratas.

Hal tersebut menjadi menarik karena Borneo FC unggul dalam selisih gol dari Persib.

Borneo FC memiliki kolektivitas gol +43, ungguli Persib yang hanya memiliki +39.

SKUAD PERSIB BANDUNG - Skuad Persib Bandung jelang laga di Super League 2025/2026. Foto diunduh dari Instagram.
SKUAD PERSIB BANDUNG - Skuad Persib Bandung jelang laga di Super League 2025/2026. Foto diunduh dari Instagram. (Instagram @persib)

Persib Diuntungkan Regulasi Super League

Penentuan posisi klasemen Super League tidak menggunakan selisih gol atau kolektivitas gol sebagai acuan utama ketika dua tim memiliki jumlah poin yang sama.

Regulasi kompetisi lebih mengutamakan head-to-head antar tim yang memiliki poin identik.

Dalam hal ini, Persib unggul atas Borneo FC dari pertemuan langsung musim ini.

Pada duel putaran pertama, Persib berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 3-1 di Bandung.

Sementara pada pertemuan kedua di markas Borneo FC, kedua tim bermain imbang 1-1.

Keunggulan head-to-head itulah yang membuat Persib tetap berada di posisi pertama klasemen akhir meski Borneo FC memiliki produktivitas gol lebih baik.

Keberhasilan ini membuat Persib mencatat sejarah besar dengan meraih hattrick gelar juara liga.

Persis Solo Bernasib Sama

Skenario poin yang sama juga dialami Persis Solo yang resmi terdegradasi ke Liga 2.

Persis sebenarnya memiliki jumlah poin yang sama dengan PSM Makassar, yakni 34 poin.

Namun, Persis kalah head-to-head dari PSM Makassar.

Pada pertemuan pertama, PSM menang 4-3 di markas Persis.

Sedangkan pada pertemuan kedua di Makassar, Persis hanya mampu bermain imbang 1-1.

Aturan klasifikasi Super League:

1) Poin

2) Poin head-to-head

3) Selisih gol head-to-head

4) Gol head-to-head yang dicetak

5) Selisih gol

6) Gol yang dicetak

7) Poin fair play

(TribunNewsmaker.com)(Tribunnews.com/Muhammad Ali Yakub)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.