TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - H Munta merupakan tokoh agama di Bumi Lasinrang.
Bumi Lasinrang adalah julukan Kabupaten Pinrang.
Jarak Kabupaten Pinrang sendiri dengan Kota Makassar, ialah 183 Kilometer dengan jarak tempuh 3 jam, 58 menit.
H. Munta adalah tokoh agama yang sangat dihormati di Kabupaten Pinrang.
Ia kini mengemban amanah sebagai Imam Besar Masjid Agung Al-Munawwir Kabupaten Pinrang.
Perjalanan spiritual sang imam besar ternyata penuh dengan dedikasi yang sangat panjang.
Sosok bersahaja ini mengawali karier sebagai imam rawatib di masjid megah tersebut.
Kala itu, beliau ditunjuk untuk mendampingi almarhum KH Salim Umar yang sakit.
Baca juga: 2 Masjid Besar di Pinrang Tak Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban
Bupati Pinrang saat itu, Andi Irwan Hamid, kemudian menerbitkan surat keputusan resmi.
"Saya dibuatkan SK oleh Pak Bupati Andi Irwan Hamid untuk penggantian posisinya," kenangnya kepada Tribun-Timur.com, Senin (25/5/2026).
Tugas mulia itu dijalankan H Munta dengan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi.
Pria kelahiran tahun 1967 ini juga dikenal sebagai seorang birokrat senior Kemenag.
Beliau tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Pinrang.
Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjabat sebagai Kasubbag Tata Usaha Kemenag Pinrang.
Setelah puluhan tahun mengabdi, sang birokrat akhirnya resmi memasuki masa pensiunnya sekarang.
Namun, pengabdian beliau terhadap umat dan Al-Qur'an tidak pernah surut sedikit pun.
Alumnus S2 UIN Alauddin Makassar ini selalu konsisten menjaga kualitas hafalan ayatnya.
Baginya, menjaga hafalan Al-Qur'an merupakan perjuangan yang harus dilakukan setiap hari.
"Itu kalau hafalan ya harus selalu dimuraja'ah, ditinggal-tinggalkan ikutnya itu liar," ujar pria humoris ini.
Ia menegaskan bahwa Al-Qur'an membutuhkan perhatian yang penuh agar tidak mudah lupa.
"Jadi tidak boleh ada waktu luang untuk tidak mengingat-ingat," tambah mantan aktivis NU ini.
Menurutnya, konsentrasi yang goyah bisa membuat surah pendek sekalipun menjadi terlupa.
Selain muraja'ah, H Munta juga menekankan pentingnya menjaga diri dari perbuatan dosa.
Beliau meyakini bahwa perbuatan dosa dapat mengikis hafalan Al-Qur'an yang ada di dada.
"Berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari sedikit demi sedikit dosa," tutur mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan ini.
Prinsip hidup yang kuat ini membawa berkah tersendiri dalam perjalanan karier keagamaannya.
H Munta kini sering dipercaya menjadi Ketua Dewan Hakim MTQ tingkat Kabupaten Pinrang.
Ia juga selalu memimpin pelaksanaan salat Idulfitri dan Iduladha tingkat Kabupaten Pinrang.
Sosoknya yang tenang dan karismatik menjadikannya figur pemersatu umat yang sangat dicintai.
Kini, di masa purnabaktinya, H. Munta tetap setia mengimami jemaah Masjid Agung Al-Munawwir.
Suara merdunya akan terus menggema, menyejukkan hati seluruh masyarakat di Bumi Lasinrang.
Jelang Iduladha 2026/1447 H, pada Rabu (27/5/2026) mendatang.
H. Munta, kembali memimpin Salat Iduladha di Masjid Agung Al-Munawwir.
Ia dipilih menjadi Imam Salat Iduladha oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang.
Sementara, Khatib Iduladha ialah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Dr. H. Muhammad Idris Usman.
Profil Lengkap H. Munta
Dilansir dari Kemenag Sulsel, Drs. H. Munta, M.Pd.I. merupakan salah satu tokoh agama terkemuka di Kabupaten Pinrang yang menjabat sebagai Imam Besar Masjid Agung Al-Munawwir Pinrang.
Selain mengabdikan diri sebagai pemuka agama, beliau juga merupakan seorang birokrat senior di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pinrang
Identitas Lengkap
1. Biodata dan Identitas Utama
Nama Lengkap & Gelar: Drs. H. Munta, M.Pd.I.
2. Jabatan Keagamaan: Imam Besar Masjid Agung Al-Munawwir, Kabupaten Pinrang
3. Profesi & Kiprah Birokrasi: Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kemenag Kabupaten Pinrang.
Pendidikan
1. S1: IAIN Parepare.
2. S2: UIN Alauddin Makassar.
Riwayat Karier dan Jabatan Kedinasan
1. Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU). (2012-2015).
2. Kasi PAIS (Pendidikan Agama Islam). (2023).
3. Kasubbag Tata Usaha (TU) Kemenag Pinrang. (2025).
4. Plt. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam. (2025).
5. Januari, Pensiunan Kemenag. (2026).
Kiprah dan Pengaruh Keagamaan
1. Pemimpin Salat Hari Besar: Ia dipercaya secara berkala memimpin pelaksanaan salat Idulfitri atau Iduladha tingkat kabupaten.
2. Ketua Dewan Hakim MTQ: Ia dikenal karena kompetensi agamanya yang luas, sehingga mengemban posisi Ketua Dewan Hakim dalam MTQ tingkat Kabupaten.
3. Tokoh Pemersatu Umat: Sering memimpin agenda besar lintas sektoral di Pinrang.(*)