Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan melepas 154 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban.
Petugas dikerahkan untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban agar aman dikonsumsi.
Pada kegiatan itu, Sudin KPKP Jakarta Selatan juga menggelar sosialisasi tata cara pemotongan hewan kurban yang halal, tayyib, dan ramah lingkungan.
Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, pemerintah berkomitmen memastikan proses penyembelihan hewan kurban memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
“Melalui pelatihan dan sosialisasi ini diharapkan panitia kurban memahami tata cara penyembelihan yang halal, pengolahan daging yang sehat dan berkualitas, serta mampu meminimalkan sampah dari kemasan,” ujarnya, dikutip Selasa (26/5/2026).
Ia menambahkan, tempat pemotongan hewan kurban juga harus memenuhi persyaratan teknis dan ramah lingkungan sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Sementara itu, Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro mengatakan, materi sosialisasi meliputi tata cara pemotongan sesuai syariat Islam, penerapan higiene, serta pengelolaan pemotongan hewan kurban yang ramah lingkungan.
Menurut Ridho, kegiatan ini juga bertujuan menekan risiko penyebaran penyakit hewan menular ke manusia (zoonosis), seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan antraks.
“Kami juga memberikan bantuan berupa 50 pisau dan 50 paket terpal kepada panitia kurban untuk mendukung pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang aman dan sehat,” tandasnya. (m31)