Lirik Lagu MBG 'Mas Bahlil Ganteng' yang Viral di Medsos, Ini Respon Partai Golkar
Siti Umnah May 26, 2026 02:27 PM

SRIPOKU.COM - Jagat media sosial belakangan ini dihebohkan dengan sebuah lagu jenaka berjudul "MBG" atau "Mas Bahlil Ganteng".

Lagu dengan lirik yang menggelitik dan berirama catchy ini mendadak viral dan ramai digunakan oleh warganet sebagai latar musik berbagai konten kreatif di platform digital.

Liriknya yang memuat berbagai istilah unik seperti "My Little Bolu Ketan" hingga menyamakan sosok Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan Zayn Malik, sukses memancing gelak tawa sekaligus rasa penasaran publik.

Baca juga: Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Meledak di Medsos, Petinggi Golkar Bereaksi Singgung Kerja Keras Wajar

Bagi Anda yang sedang mencari lirik fenomena viral ini, berikut Sripoku.com sajikan lirik lagu "MBG - Mas Bahlil Ganteng" lengkap dengan format yang mudah dibaca.

Lirik Lagu MBG - Mas Bahlil Ganteng

MBG
Mas Bahlil Ganteng
Buah apa?
Yang paling manis
BUAAAHLILLLL
Tambah ganteng aja
My Little Bolu Ketan
Ups Kanda Suka Dinda Punya Gaya
Sialan dia Makin Lucu Guys
Kalau diperhatiin lama-lama mirip ?
ZAYN MALIK IHH
My Bahlil Ganteng
Makin glowing aja nih,
My Koko Bahlil kecintaanku
My Little Cilok Pentol
Kecap Dinda 17
Maafkan Dinda dulu salah paham sama Kanda
Apa itu harta, takhta, Baskara
Aku tim harta takhta kakanda
Sah ya, benci dan cinta itu beda tipis
Semenjak kakanda bilang matikan kompor kalo masakan sudah matang
Dinda memilih untuk tidak memasak kandaku
MBG

Respons Santai dari Internal Partai Golkar

Viralnya lagu "MBG - Mas Bahlil Ganteng" ini rupanya sudah sampai ke telinga jajaran pengurus pusat Partai Golkar.

Menanggapi fenomena tersebut, Sekjen DPP Partai Golkar yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, M. Sarmuji, menilai hal ini sebagai bentuk kreativitas murni dari warganet.

Sarmuji menjelaskan bahwa pihak partai sama sekali tidak merasa keberatan.

Sebaliknya, lagu ini bisa dibaca sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan publik terhadap kerja keras Bahlil Lahadalia memimpin partai.

"Itu, kan, justru berasal dari kreativitas netizen sebagai salah satu bentuk penghargaan netizen atas kerja keras Pak Bahlil. Kalau ada akun Golkar yang ikut meramaikan, ya wajar saja, mereka bagian dari netizen juga. Lagunya terkesan menghibur juga," ujar Sarmuji.

Keuntungan Golkar Lewat Strategi 'Riding The Wave'

Di sisi lain, Pengamat Komunikasi Politik, Kunto Adi Wibowo, menilai fenomena ini sebenarnya membawa keuntungan elektoral yang besar bagi Partai Golkar melalui strategi riding the wave (menunggangi gelombang viralitas).

Menurut Kunto, keputusan Golkar untuk tidak bersikap defensif atau kaku adalah langkah yang sangat tepat.

Jika direspons dengan kemarahan atau jalur hukum, citra partai justru bisa memburuk di mata generasi muda. Dengan ikut menikmati tren ini, Golkar berhasil menampilkan citra sebagai partai yang asyik, santai, dan dekat dengan kultur digital anak muda.

"Mumpung ada lagu itu sekalian riding the wave aja. Dengan begitu, kan kelihatan bahwa Golkar partainya asyik, bagian anak muda, bisa diajak santai. Dan ini juga memperbaiki citra Golkar di anak muda," kata Kunto.

Lebih lanjut, Kunto memaparkan keuntungan lain dari viralnya lagu ini:

  • Menghemat Dana Kampanye: Golkar tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mempromosikan figur ketuanya karena netizen secara sukarela menyebarkannya.
  • Efek Pengepungan Informasi: Liriknya yang jenaka membuat lagu ini mudah dihafal oleh anak-anak hingga orang dewasa, sehingga nama Bahlil semakin melekat di ingatan publik.
  • Modal Tambahan Elektabilitas: Pengenalan figur ketua umum yang semakin kuat di ranah populer dapat menjadi amunisi ekstra untuk mendongkrak elektabilitas partai secara keseluruhan.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.