Kok Perpustakaan di Ciamis Bisa Berbagi Kurban? Kisah Inspiratif Gada Membaca Kawali
Dedy Herdiana May 28, 2026 11:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dua ekor sapi dan dua kambing di Komunitas Gada Membaca, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, tak sekadar menjadi kegiatan ibadah tahunan.

Momentum Idul Adha tahun ini juga dimanfaatkan sebagai ruang penguatan literasi, kepedulian sosial hingga edukasi kebencanaan bagi masyarakat terutama anak-anak generasi muda.

Dua ekor sapi kurban yang disalurkan melalui Komunitas Gada Membaca berasal dari titipan Yayasan Pelangi Eka Nusa yang dipimpin Nandha Julistya. 

Pemilihan Gada Membaca sebagai lokasi penyaluran kurban disebut bukan tanpa alasan.

Nandha Julistya mengatakan, pihaknya sengaja memilih Gada Membaca karena ingin mendukung gerakan literasi yang selama ini dibangun komunitas tersebut di Kawali.

“Kami ingin mendukung Gada Membaca dalam membangun literasi di Kawali. Di sini bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga membangun interaksi sosial, kepedulian dan pendidikan masyarakat,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Komunitas Gada Membaca Ciamis Gelar Literasi Kebencanaan, Anak-anak Diajak Praktik Simulasi Gempa

Menurutnya, kegiatan kurban di Gada Membaca memiliki nilai lebih karena mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi.

“Perpustakaan atau komunitas literasi itu ternyata bisa mengangkat isu apa pun. Bisa berbagi sembako, perlengkapan salat, sampai kurban seperti sekarang. Bahkan diselipkan juga edukasi kebencanaan. Jadi masyarakat datang bukan hanya menerima bantuan, tetapi juga belajar,” katanya.

Ia menilai pendekatan yang dilakukan Gada Membaca membuat komunitas lebih mengenal kondisi sosial masyarakat secara langsung.

Pembina sekaligus Relawan Komunitas Gada Membaca Kawali, Agus Munawar, mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini melibatkan banyak relawan dan warga sekitar. 

Selain pembagian daging kurban, kegiatan juga disertai edukasi tentang penanganan hewan kurban hingga literasi kebencanaan terutama untuk anak-anak yang digelar pada Rabu (27/5/2026).

“Anak-anak dan warga diberikan pemahaman bagaimana memperlakukan hewan sebelum disembelih, memastikan hewan sehat, sampai proses distribusi daging. Jadi ada nilai edukasinya,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut di momen Iduladha, pihaknya jadi tahu kondisi masyarakat yang sesungguhnya saat berinteraksi. 

"Ada tukang sayur, anak-anak, warga sekitar yang datang dan ngobrol. Mereka heran, kok perpustakaan bisa berbagi seperti ini. Nah, itu bagian dari kepekaan sosial,” tambahnya.

Agus menyebut total ratusan paket daging telah dibagikan kepada masyarakat. Paket tersebut berisi daging sapi, daging domba hingga bagian tubuh lainnya dari hewan yang disembelih.

“Yang menarik, para pekurban juga tidak mengambil jatah pribadi, jadi semuanya benar-benar dibagikan ke masyarakat,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga sekaligus relawan penyembelihan hewan kurban, Dindin mengaku terkesan dengan pelaksanaan kurban di Gada Membaca karena melibatkan warga secara aktif melalui semangat gotong royong.

“Pelaksanaan kurban melalui Komunitas Gada Membaca sangat luar biasa, terutama karena warga terlibat aktif. Ini menjadi pembelajaran berarti dalam pengurusan hewan kurban yang langsung diimplementasikan dengan gotong royong penuh kebersamaan,” ujarnya.

Ia mengaku mendapat pengalaman berharga karena untuk pertama kalinya ikut menyembelih sapi kurban secara langsung.

“Saya secara pribadi mendapatkan pengalaman berarti karena baru pertama kali menyembelih hewan kurban sapi. Jadi terharu dan merasa sangat penting untuk terus membaca dan menuntut ilmu, sekaligus mempraktikkannya secara bertahap,” katanya.

Dindin berharap keberadaan Komunitas Gada Membaca semakin memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Tidak hanya di bidang literasi, tapi juga bisa menyentuh seluruh aspek seperti kepekaan sosial, keagamaan, dan semangat gotong royong antarsesama.

“Semoga warga semakin rajin membaca dan berkunjung ke Komunitas Gada Membaca,” pungkasnya.(*)

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.