Menara Eiffel Bersinar Biru-Merah, Pesta Juara PSG di Paris Diwarnai Kericuhan
GH News May 31, 2026 03:09 PM
Paris -

Perayaan keberhasilan Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Liga Champions di Paris berubah menjadi kericuhan di sejumlah titik kota, Prancis. Ribuan pendukung turun ke jalan untuk merayakan kemenangan, tetapi situasi di beberapa lokasi berujung bentrokan dengan aparat keamanan.

Sampai-sampai kepolisian menangkap lebih dari 130 orang dalam perayaan itu. Ya, Prancis memang sedang berpesta.

PSG memastikan gelar Liga Champions kedua secara beruntun setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti 4-3 di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) malam waktu setempat. Laga berlangsung ketat sejak awal hingga berakhir imbang 1-1 pada waktu normal dan perpanjangan waktu.

Di kandang sendiri, di Parc des Princes, yang terletak di kawasan barat daya Paris, tepatnya di distrik ke-16, ribuan pendukung PSG sudah lebih dulu memadati area untuk menyaksikan laga lewat layar besar.

Stadion sepak bola berkapasitas sekitar 48 ribu penonton yang juga menjadi salah satu ikon olahraga di Prancis itu dipenuhi nyanyian, sorakan, dan cahaya flare yang membuat kawasan stadion tersebut berubah menjadi titik perayaan spontan di tengah kota sepanjang malam.

Namun, setelah peluit akhir dibunyikan, situasi di sejumlah titik Paris mulai memanas. Rekaman media lokal menunjukkan adanya ketegangan antara kelompok suporter dan aparat keamanan, terutama di area keramaian yang dipadati massa. Asap dari flare dan kembang api terlihat di beberapa ruas jalan.

Kerusuhan itu sudah diantisipasi. Kepolisian Paris mengerahkan ribuan personel untuk menjaga sejumlah titik strategis di ibu kota sebelum laga final bergulir.

Hingga malam hari, lebih dari 130 orang dilaporkan ditangkap terkait insiden kericuhan tersebut. Aparat juga mencatat adanya kerusakan pada kendaraan dan beberapa toko akibat situasi yang tidak terkendali di sebagian lokasi.

Dalam beberapa video yang beredar, terlihat sebagian suporter menyalakan dan melemparkan kembang api ke arah petugas. Polisi kemudian merespons dengan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Sejumlah petugas antihuru-hara juga tampak mengejar kelompok yang terlibat dalam kericuhan di jalanan kota.

Soccer Football - UEFA Champions League -  Paris St Germain fans celebrate winning the UEFA Champions League - Trocadero, Paris, France - May 30, 2026 General view of the Eiffel Tower as Paris St Germain fans celebrate after winning the UEFA Champions League REUTERS/Abdul SaboorMenara Eiffel diterangi cahaya bernuansa merah dan biru, warna khas PSG (Saboor/Reuters)

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengatakan telah menyiapkan sistem pengamanan yang sangat ketat untuk mencegah kekerasan meluas.

"Ada sistem pengamanan yang sangat kuat dan sangat solid untuk membatasi kekerasan," kata dia.

Sementara juru bicara kepolisian menegaskan tujuan utama aparat adalah memastikan masyarakat bisa merayakan kemenangan dengan aman.

"Tanggung jawab kami adalah menjamin semua orang dapat merayakan secara meriah, tenang, dan aman sepenuhnya," kata jubir itu.

Meski demikian, tidak semua area Paris terdampak insiden tersebut. Di kawasan ikonik Champs-Elysees, ribuan orang tetap merayakan kemenangan dengan relatif tertib. Bendera merah-biru dikibarkan, lagu-lagu kemenangan dinyanyikan, dan suasana pesta masih terasa di salah satu boulevard paling terkenal di dunia itu.

Pemerintah Prancis sebelumnya telah menyiapkan pengamanan ketat dengan mengerahkan sekitar 22 ribu personel, mengingat potensi gangguan keamanan dalam perayaan besar seperti ini. Aparat menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar masyarakat tetap bisa merayakan kemenangan dengan aman.

Di tengah perayaan dan insiden yang terjadi, kota Paris kembali menampilkan dua sisi yang kontras: pusat perayaan sepak bola yang semarak, sekaligus tantangan menjaga ketertiban di tengah kerumunan besar yang larut dalam momen kemenangan klub kebanggaannya.

Menara Eiffel juga seolah ikut menyambut trofi sejak awal, seakan mengetahui PSG akan berpesta. Menjelang laga final, menara ikonik tersebut sudah diterangi cahaya bernuansa merah dan biru, warna khas PSG, yang membuat suasana kota terasa lebih semarak bahkan sebelum pertandingan dimulai.

Femi Diah
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.