Argentina Penuh Bintang, Amson Padolo Yakin La Albiceleste Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Aurora Nightingale May 31, 2026 05:36 PM

MAKASSAR - Lionel Messi kembali dipercaya memimpin Tim Nasional Argentina di ajang Piala Dunia 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Amson Padolo, optimistis bahwa Lionel Messi akan membawa La Albiceleste meraih gelar juara dunia.

“Argentina akan juara karena mereka diperkuat pemain-pemain terbaik dari klub masing-masing,” ujar Amson Padolo, Minggu (31/5/2026).

Menurut Amson, kombinasi antara pelatih yang cerdas dan berpengalaman, kepemimpinan Messi, serta pengalaman bertanding para pemain akan menjadi kekuatan utama tim.

“Itu modal besar untuk menjadi juara. Apalagi banyak pemain Argentina yang merupakan veteran dari Piala Dunia sebelumnya,” tambahnya.

Lionel Messi sendiri masih menunjukkan ketajamannya di depan gawang meski sudah berusia 38 tahun.

Magis sang kapten masih sangat terasa di lapangan hijau. Pada tahun 2026 ini, Messi mencatatkan 12 gol dan 7 assist dari 14 pertandingan bersama Inter Miami.

Messi tetap produktif di kompetisi Amerika Serikat.

Pada musim 2025 lalu, ia mencetak 35 gol dan 24 assist dari 33 laga. Mantan bintang Barcelona itu pun kembali menjadi andalan utama bagi La Albiceleste.

Argentina sendiri datang ke turnamen dengan skuad yang bertabur bintang dari berbagai klub top dunia.

Di posisi penjaga gawang, terdapat kiper sekaligus kapten Aston Villa, Emiliano Martinez, yang baru saja membawa timnya menjuarai Liga Europa dan memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.

Di lini belakang, Argentina memiliki Lisandro Martinez dari Manchester United dan Cristian Romero dari Tottenham Hotspur. Pemain senior seperti Nicolas Otamendi dan Nicolas Tagliafico juga masih menjadi bagian dari skuad.

Untuk lini tengah, Argentina diperkuat oleh gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, serta pemain Liverpool, Mac Allister. Talenta muda Nico Paz dari Como 1907 juga siap menjadi pembeda setelah mencetak 12 gol dan 6 assist musim ini.

Nama-nama berpengalaman seperti Leandro Paredes dan Rodrigo De Paul juga memperkuat sektor tengah.

Di lini depan, Argentina memiliki striker haus gol, Lautaro Martinez dari Inter Milan, yang telah mencatat 17 gol dan 6 assist dari 30 pertandingan. Selain itu, Julian Alvarez dari Atletico Madrid juga siap tampil setelah mencatat 8 gol dan 4 assist di 29 laga La Liga.

Dua Negara yang Bisa Jadi Ancaman bagi Argentina

Amson Padolo menilai ada dua negara yang berpotensi menyulitkan langkah Argentina menuju gelar juara, yakni Prancis dan Brasil.

Prancis dipimpin oleh skuad mewah penuh bintang. Di lini belakang terdapat William Saliba (Arsenal), Dayot Upamecano (Bayern Munchen), Jules Kounde (Barcelona), Lucas Hernandez (Paris Saint-Germain), Maxence Lacroix (Crystal Palace), serta Malo Gusto (Chelsea).

Di lini tengah, Les Bleus memiliki pemain berpengalaman seperti Ngolo Kante (Fenerbahce), Adrien Rabiot (AC Milan), Zaire-Emery (PSG), dan Aurelien Tchouameni (Real Madrid).

Barisan depan mereka bahkan lebih menakutkan, dengan Kylian Mbappe (Real Madrid), Michael Olise (Bayern Munchen), Rayan Cherki (Manchester City), dan Jean-Philippe Mateta (Crystal Palace). Trio PSG, Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Bradley Barcola, juga memperkuat sektor serangan.

Selain Prancis, Amson juga mewaspadai kekuatan Brasil yang kini diasuh oleh Carlo Ancelotti.

Brasil datang dengan dipimpin pemain senior Neymar. Di bawah mistar, ada kiper Liverpool, Alisson Becker. Lini belakang diisi oleh Marquinhos (PSG), Gabriel (Arsenal), Bremer (Juventus), dan Wesley (AS Roma).

Untuk lini tengah, Brasil memiliki Bruno Guimaraes (Newcastle United) dan Casemiro (Manchester United). Di lini depan, mereka bisa mengandalkan Vinicius Junior (Real Madrid), Raphinha (Barcelona), Matheus Cunha (Manchester United), Gabriel Martinelli (Arsenal), serta pemain muda Endrick (Lyon).

“Prancis dan Brasil sama-sama kuat. Kalau Spanyol, sepertinya mereka belum punya mental juara,” ujar Amson Padolo.

Meski demikian, Spanyol tetap datang dengan deretan pemain papan atas. Tim ini diperkuat oleh bintang muda seperti Lamine Yamal, serta sejumlah gelandang berbakat seperti Pedri, Gavi, Pau Cubarsi, Ferran Torres, dan Dani Olmo dari Barcelona.

Pemenang Ballon d’Or, Rodri (Manchester City), juga menjadi tulang punggung tim. Selain itu, ada pula Nico Williams (Athletic Bilbao), Fabian Ruiz (PSG), Mikel Oyarzabal (Real Sociedad), dan Marc Cucurella (Chelsea).

Kendati demikian, menurut Amson, skuad megah Spanyol ini belum cukup untuk menjadi pesaing serius dalam perebutan trofi juara dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.