Andoni Iraola dan Lima Kandidat untuk Menjadi Manajer Baru Liverpool Setelah Arne Slot Dipecat
Agus Firmansyah May 31, 2026 10:46 PM

Liverpool kini tengah mencari pelatih baru setelah memecat Arne Slot menyusul kegagalan total dalam upaya mempertahankan gelar Liga Premier Inggris mereka.

Dengan Slot diberhentikan secara tegas, satu hal positif yang tersisa adalah bahwa pelatih pengganti akan mewarisi tim yang masih lolos ke Liga Champions. Pelatih asal Belanda itu berhasil menavigasi akhir musim yang sulit dan mempertahankan posisi lima besar, meski performa tim menurun hingga tertinggal 24 poin dari puncak klasemen musim saat mereka menjadi juara.

Pada akhirnya, manajemen The Reds menilai bahwa tim membutuhkan pembaruan dan mengambil keputusan yang sangat berat bagi klub. Mereka tetap berterima kasih atas kontribusi Slot yang berhasil mempersembahkan gelar Liga Premier hanya setahun sebelumnya.

Sekarang fokus beralih ke bursa pelatih dengan sejumlah opsi yang tersedia. Salah satu kandidat yang sempat dianggap favorit adalah Xabi Alonso. Mantan gelandang Liverpool itu, yang dipecat oleh Real Madrid pada Januari lalu, akhirnya memilih bergabung dengan Chelsea, sebelum keputusan terkait masa depan Slot disahkan awal bulan ini.

“Bahwa keputusan ini sulit bagi kami sebagai klub sudah jelas. Kontribusi Arne bagi Liverpool FC selama masa jabatannya sangat berarti, signifikan, dan – yang paling penting bagi para pendukung serta kami sendiri – sukses,” bunyi pernyataan resmi klub. “Karena itu, apresiasi kami atas pencapaiannya tidak bisa lebih tinggi lagi, terutama karena semua itu didasari oleh etos kerja, ketekunan, dan keahlian yang menunjukkan bahwa dia adalah pemimpin sejati di bidangnya.”

Berikut adalah para kandidat untuk menjadi manajer baru Liverpool setelah keputusan besar The Reds pada hari final Liga Champions:

Beberapa perusahaan taruhan bahkan telah menghentikan pemasangan taruhan untuk Andoni Iraola sebagai pelatih berikutnya, menandakan bahwa penunjukannya hampir pasti.

Iraola telah melakukan pekerjaan luar biasa di Bournemouth, membawa tim itu finis di posisi keenam dan lolos ke Liga Europa berkat rekor tak terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir musim ini. Pelatih asal Spanyol itu juga mampu beradaptasi dengan kepergian sejumlah pemain kunci musim panas lalu, dan kini tampak siap menghadapi tantangan baru. Liverpool akan menjadi langkah besar berikutnya bagi Iraola, yang dikenal dengan fleksibilitas taktiknya dan bisa memberikan nuansa segar di Anfield.

Pelatih Stuttgart juga menjadi salah satu nama yang sangat diperhitungkan di Eropa. Posisi keempat di Bundesliga mengamankan tiket ke Liga Champions, dan langkah berikutnya bisa saja menuju Anfield.

Dari sisi filosofi permainan, gaya bermain berbasis penguasaan bola menjadi ciri khasnya, namun pendekatannya terhadap tekanan tinggi juga mengingatkan pada gaya ‘heavy metal’ yang sempat disinggung oleh Mohamed Salah dalam pernyataannya awal bulan ini — pendekatan yang diyakini akan disukai di Anfield.

Pelatih tim nasional Jerman di Piala Dunia itu, meski baru berusia 38 tahun, memiliki pengalaman luas dan identitas permainan yang jelas. Pendekatan taktisnya bisa disesuaikan dan dipoles lebih lanjut jika bergabung dengan Liverpool. Setelah lama dikaitkan dengan klub Premier League, mungkin kini saat yang tepat baginya untuk mencoba peruntungan di Inggris usai kiprah Jerman di turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Julian Nagelsmann juga bisa menjadi opsi menarik setelah Piala Dunia berakhir.

Masih terlalu dini untuk kembalinya Jurgen Klopp hanya dua tahun setelah perpisahan emosionalnya, namun kembalinya pelatih legendaris itu tentu akan membangkitkan antusiasme besar dan harapan untuk kembali bersaing memperebutkan trofi bergengsi. Meskipun demikian, mungkin masih terlalu cepat baginya untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah menerima posisi sebagai Kepala Global Sepak Bola di Red Bull pada 2024.

Apakah The Reds akan menunjuk mantan kapten legendaris mereka untuk membangkitkan semangat klub? Steven Gerrard belum memiliki klub sejak meninggalkan Al-Ettifaq tahun lalu dan masih minim pengalaman sebagai pelatih. Namun, aura dan pengaruhnya di Anfield bisa menjadi faktor motivasi untuk mengubah suasana setelah periode sulit di bawah Slot.

Pelatih lain yang saat ini tersedia adalah Oliver Glasner, yang meninggalkan Crystal Palace setelah menuntaskan masa kepemimpinannya dengan gemilang. Ia berhasil mempersembahkan trofi Liga Konferensi Eropa dan mencatatkan malam paling bersejarah dalam sejarah klub.

Pertanyaannya, apakah gaya permainan Glasner cocok untuk Liverpool? Pendekatannya yang mirip dengan Iraola bisa menjadi daya tarik, namun reputasinya yang belum sebesar pelatih top lainnya mungkin menjadi risiko jika hasil positif tidak segera datang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.