Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Pulau Pahawang kembali menjadi magnet utama wisata bahari di Kabupaten Pesawaran dengan catatan 5.395 kunjungan wisatawan pada rangkaian libur panjang yang beririsan dengan periode Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Baca juga: Pelakor Labrak Istri Sah di Sulsel, Polisi sampai Datang Lerai Keributan
Tingginya minat tersebut menegaskan posisi Pulau Pahawang sebagai destinasi unggulan di tengah lonjakan mobilitas wisatawan ke kawasan pesisir dan kepulauan Bumi Wisata Sejuta Pesona.
Secara keseluruhan, Dinas Pariwisata Pesawaran mencatat libur panjang Mei hingga momentum Idul Adha 1447 H berhasil menggerakkan puluhan ribu kunjungan ke berbagai objek daya tarik wisata (ODTW).
Pada periode 14–17 Mei 2026 saja, jumlah wisatawan mencapai 46.603 orang dengan puncak kunjungan terjadi pada 17 Mei sebanyak 28.718 orang dalam sehari.
Kawasan kepulauan tetap mendominasi pilihan wisatawan, di mana selain Pulau Pahawang, Pulau Kelagian juga mencatat tingginya kunjungan.
Sementara destinasi pesisir seperti Pantai Klara 2 dan Kyoko Beach turut mengalami kepadatan pengunjung, disusul oleh destinasi berbasis alam lain seperti Way Mios dan Sungai Bronjong PTPN yang juga ramai didatangi wisatawan.
Memasuki periode libur Idul Adha 27–31 Mei 2026, aktivitas wisata kembali meningkat dengan total 7.722 kunjungan di sembilan destinasi pesisir utama.
Puncak arus wisata terjadi pada 31 Mei dengan 3.142 wisatawan dalam satu hari, sementara tren pergeseran kunjungan terlihat dari wisata pantai menuju wisata kepulauan di akhir periode liburan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran, Kurnia Oktaviani, menilai dinamika tersebut menunjukkan tingginya daya tarik wisata daerah. “Antusiasme wisatawan selama libur Idul Adha sangat tinggi.
Pada awal libur, destinasi pantai lebih diminati, namun menjelang akhir pekan pergerakan wisatawan beralih ke kepulauan seperti Pahawang dan Kelagian,” ujarnya.
Peningkatan arus wisata juga tercermin dari tingginya aktivitas penyeberangan di dermaga utama, serta padatnya lalu lintas kendaraan menuju kawasan pesisir Padang Cermin.
Selain mendorong sektor pariwisata, lonjakan ini turut memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama dari penyewaan pondokan pantai yang mencapai ratusan unit selama masa libur berlangsung.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)