Okupansi Hotel di Kota Batu saat Libur Waisak Bikin Pengusaha Hotel Panen Cuan
Eko Darmoko June 01, 2026 09:45 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Kota Batu masih menjadi daerah yang digandrungi wisatawan untuk berlibur.

Hal itu dibuktikan dari keterisian kamar hotel atau okupansi hotel saat libur Hari Waisak akhir pekan kemarin.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan, okupansi hotel di Kota Batu meningkat signifikan dibanding saat libur Iduladha 2026.

“Tanggal 30-31 Mei kemarin mengalami kenaikan, rata-rata okupansi hotel di Kota Batu mencapai lebih dari 80 persen,” kata Sujud Hariadi kepada SURYAMALANG.COM, Senin (1/6/2026).

Sedangkan, menurut Sujud Hariadi, saat libur Iduladha tanggal 27-28 Mei lalu, okupansi hotel di Kota Batu hanya mencapai 60 persen.

Baca juga: Plt Wali Kota Batu Dukung Proses Pengusutan Dugaan Tindak Pidana Jual Beli Stan di Kawasan Alun-alun

“Masih tinggi akhir pekan lalu, mungkin karena wisatawan baru berlibur setelah Iduladha."

"Sehingga saat Idul Adha lalu okupansi hanya dikisaran 60 persen saja,” jelasnya.

Meski sektor perhotelan menunjukan tren prositif saat libur Hari Waisak, namun diakui Sujud, faktor perekonomian yang terjadi di Indonesia saat ini berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.

“Kondisi geopolitik dunia juga memberikan guncangan terhadap perekonomian nasional sehingga belanja pemerintah mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.

Kondisi ini dinilai Sujud juga berimbas pada penurunan mobilitas wisatawan dan memengaruhi tingkat hunian hotel di Kota Batu maupun daerah lain.

“Untuk menghadapi kondisi saat ini kami gencar melakukan promosi dan marketing."

"Mulai dari sales call, mengikuti expo di luar kota, dan juga kegiatan table top yang lebih banyak menyasar pasar business to business,” pungkasnya.

Baca juga: Di Tengah Proses Hukum, Ada Desakan Melakukan Relokasi PKL Alun-alun Kota Batu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.