Daftar Lengkap Pemain Timnas Curaçao di Piala Dunia 2026 dan Jadwal Pertandingan Grup E
Aurora Nightingale June 02, 2026 04:36 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Simak daftar lengkap pemain Timnas Curaçao untuk Piala Dunia 2026 beserta jadwal pertandingan mereka di Grup E.

Timnas Curaçao secara resmi mencatat sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup E bersama Jerman, Pantai Gading, dan Ekuador.

Pada laga pembuka, Curaçao akan berhadapan dengan Jerman.

Skuad yang dilatih oleh Dick Advocaat ini mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda seperti Tahith Chong (Sheffield United), Juninho Bacuna (Telstar), serta kiper senior Eloy Room (Miami FC).

Dengan komposisi tersebut, Curaçao bertekad mencuri poin penting dari pertandingan melawan Ekuador dan Pantai Gading untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.

Daftar Pemain Timnas Curaçao di Piala Dunia 2026

Pelatih: Dick Advocaat

Kiper:

Eloy Room (Miami FC, USA D2), Trevor Doornbusch (VVV Venlo, Belanda D2), Tyrick Bodak (Telstar, Belanda)

Bek:

Riechedly Bazoer (Konyaspor, Turki), Joshua Brenet (Kayserispor, Turki), Roshon van Eijma (Waalwijk, Belanda D2), Sherel Floranus (PEC Zwolle, Belanda), Deveron Fonville (NEC Nijmegen, Belanda), Juriën Gaari (Abha Club, Arab Saudi D2), Armando Obispo (PSV Eindhoven, Belanda), Shurandy Sambo (Sparta Rotterdam, Belanda)

Gelandang:

Juninho Bacuna (Telstar, Belanda), Leandro Bacuna (Igdir, Turki D2), Livano Comenencia (FC Zürich, Swiss), Kevin Felida (Den Bosch, Belanda D2), Ar’Jany Martha (Rotherham, Inggris D3), Tyrese Noslin (Telstar, Belanda), Godfried Roemeratoe (Waalwijk, Belanda D2)

Penyerang:

Jeremy Antonise (AE Kifisia, Yunani), Tahith Chong (Sheffield United, Inggris D2), Kenji Gorré (Maccabi Haifa, Israel), Sontje Hansen (Middlesbrough, Inggris D2), Gervane Kastaneer (Terengganu, Malaysia), Brandley Kuwas (Telstar, Belanda), Jürgen Locadia (Miami FC, USA D2), Jearl Margaritha (Beveren, Belgia D2)

Jadwal Pertandingan Timnas Curaçao di Grup E Piala Dunia 2026

1. Jerman vs Curaçao – Minggu, 14 Juni 2026, pukul 00.00 WIB – NRG Stadium, Houston

2. Ekuador vs Curaçao – Minggu, 21 Juni 2026, pukul 07.00 WIB – Arrowhead Stadium, Kansas City

3. Curaçao vs Pantai Gading – Kamis, 25 Juni 2026, pukul 03.00 WIB – Lincoln Financial Field, Philadelphia

TVRI Kalbar Ingatkan Registrasi Resmi untuk Nobar Piala Dunia 2026

Pelaksana Tugas Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Barat, Sugeng Widiyanto, mengimbau masyarakat yang berencana menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 agar melakukan pendaftaran dan perizinan resmi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan nobar berjalan tertib dan dalam pengawasan pihak berwenang.

Sugeng menjelaskan bahwa masyarakat dipersilakan untuk menghadiri nobar yang diselenggarakan di halaman kantor TVRI Kalbar.

Namun, bagi warga yang ingin menggelar nobar secara mandiri, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di tempat usaha, diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu.

“Bagi masyarakat yang ingin bergabung nobar di halaman kantor TVRI silakan saja. Untuk masyarakat di luar yang ingin melakukan nobar sebaiknya melakukan registrasi,” ujar Sugeng saat ditemui di Kantor TVRI Kalbar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pontianak, Senin 1 Juni 2026.

Ia menambahkan, proses registrasi akan melalui tahap verifikasi oleh pihak berwenang.

TVRI bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan secara nasional.

“Nanti akan ada pemeriksaan silang dari aparat berwenang, karena kami bekerja sama dengan Bareskrim pusat dan TNI untuk melakukan pengawasan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurut Sugeng, TVRI daerah memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait hak siar resmi Piala Dunia.

Ia menekankan bahwa setiap kegiatan nobar di masyarakat, termasuk di tingkat RT, tetap harus mengantongi izin resmi.

Hingga kini, terdapat 12 titik nobar di Kalimantan Barat yang telah terdaftar dan berada dalam pantauan.

Beberapa lokasi tersebut antara lain Bornean House di Kabupaten Kayong Utara, L7 Cafe dan Coza PIL di Kabupaten Kubu Raya, Food Street UMKM di Kabupaten Mempawah, serta sejumlah kafe dan area outdoor lainnya di Sanggau, Sekadau, Sintang, Pontianak, dan Singkawang.

Sugeng juga mendorong masyarakat untuk lebih banyak mendaftarkan kegiatan nobar yang bersifat non-komersial agar mudah diawasi, sementara kegiatan komersial seperti di kafe memiliki ketentuan tersendiri.

“Saya arahkan masyarakat agar mendaftarkan kegiatan nobar yang non-komersial supaya tetap bisa diawasi. Untuk yang komersial, seperti di kafe, ada aturan tersendiri,” tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.