Prosesi Pemakaman Gadis Obesitas di Karanganyar Jadi Tontonan Warga Karena Menggunakan Crane
jonisetiawan June 02, 2026 05:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Suasana duka menyelimuti Kelurahan Jungke, Kabupaten Karanganyar, Selasa (2/6/2026) pagi. Tangis keluarga dan kerabat mengiringi prosesi pemakaman Linda Kartika Haryanti (24), seorang warga Padangan RT 02/RW 07 yang meninggal dunia sehari sebelumnya.

Namun, prosesi penghormatan terakhir kepada almarhumah berlangsung berbeda dari pemakaman pada umumnya.

Kondisi fisik Linda yang memiliki berat badan sekitar 175 kilogram membuat proses evakuasi dan pemakaman memerlukan penanganan khusus dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk penggunaan alat berat berupa crane.

Kehadiran alat berat di tengah suasana pemakaman menjadi pemandangan yang jarang terjadi. Meski demikian, seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan rasa hormat demi memastikan almarhumah dapat dimakamkan dengan layak.

Baca juga: Isu Teror Pocong Bikin Warga Karanganyar Tak Berani Keluar Rumah, Polisi: Jangan Mudah Terprovokasi

Meninggal Dunia pada Senin Sore

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Linda Kartika Haryanti meninggal dunia pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kabar duka tersebut segera menyebar ke lingkungan sekitar. Keluarga kemudian berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan sejumlah instansi terkait untuk mencari solusi terbaik dalam proses pemakaman mengingat kondisi fisik almarhumah yang memerlukan penanganan khusus.

Setelah dilakukan berbagai persiapan, prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Selasa pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasarehan Jungke.

Evakuasi Jenazah Membutuhkan Alat Berat

Tantangan terbesar muncul saat proses pemindahan jenazah dari rumah duka menuju kendaraan pengangkut.

Karena kondisi fisik almarhumah, pemindahan secara manual dinilai berisiko bagi petugas maupun warga yang membantu. Untuk itu, digunakan alat berat berupa crane guna membantu proses evakuasi secara aman.

Penggunaan crane dilakukan saat jenazah dipindahkan dari rumah duka menuju kendaraan yang akan membawanya ke lokasi pemakaman.

Pemandangan tersebut menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat tampak menyaksikan dari kejauhan, sementara petugas melakukan pengamanan agar proses evakuasi dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu jalannya prosesi.

Ilustrasi mayat.
Ilustrasi mayat. Linda, warga Padangan RT 02/RW 07, Kelurahan Jungke, Karanganyar, meninggal dunia pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB (Freepik)

TNI, Polri, BPBD dan Relawan Bergotong Royong

Proses pemakaman tidak hanya melibatkan keluarga dan masyarakat sekitar. Berbagai unsur turut turun tangan membantu, mulai dari BPBD Kabupaten Karanganyar, TNI, Polri, relawan, hingga perangkat wilayah setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak setelah menerima permohonan bantuan dari keluarga dan pemerintah setempat.

Menurutnya, koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemakaman berjalan aman, lancar, serta tetap menghormati almarhumah dan keluarga yang sedang berduka.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan crane dilakukan semata-mata untuk memudahkan proses pemindahan jenazah sekaligus mengurangi risiko yang mungkin terjadi kepada petugas maupun warga yang membantu.

Baca juga: Pengakuan IRT Asal Karanganyar yang Gagal Selundupkan Sabu Senilai Jutaan Rupiah ke Lapas Sragen

Wujud Kepedulian di Tengah Duka

Di balik suasana haru yang menyelimuti keluarga, proses pemakaman tersebut juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Karanganyar.

Puluhan personel dari berbagai unsur bekerja bersama tanpa memandang tugas dan latar belakang masing-masing.

Relawan membantu mengatur jalannya proses pemakaman, aparat keamanan memastikan situasi tetap kondusif, sementara warga turut memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Hendro menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu hingga proses pemakaman selesai dilaksanakan.

Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa nilai kepedulian sosial masih sangat kuat ketika ada warga yang sedang mengalami musibah.

Prosesi Berlangsung Khidmat hingga Pemakaman Selesai

Setelah melalui proses evakuasi yang cukup kompleks, jenazah akhirnya diberangkatkan menuju TPU Pasarehan Jungke untuk dimakamkan.

Keluarga, kerabat, tetangga, dan warga sekitar turut mengiringi perjalanan terakhir almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh penghormatan. Doa-doa dipanjatkan mengiringi kepergian Linda Kartika Haryanti, sementara suasana haru menyelimuti para pelayat yang hadir.

Sekitar pukul 10.00 WIB, seluruh rangkaian pemakaman selesai dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Baca juga: Pria Karanganyar Nekat Lakukan Aksi Tak Senonoh di Restoran Korea, Tak Kuat Cium Bau Parfum Korban

Solidaritas Masyarakat Karanganyar

Peristiwa ini bukan sekadar tentang pemakaman yang memerlukan penanganan khusus. Lebih dari itu, kejadian tersebut menjadi gambaran nyata tentang solidaritas dan kepedulian sosial yang masih terjaga di tengah masyarakat.

Ketika sebuah keluarga menghadapi situasi yang tidak mudah, berbagai unsur hadir memberikan bantuan. Mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan hingga masyarakat sekitar, semuanya bergerak bersama demi membantu sesama.

Di tengah suasana kehilangan yang mendalam, gotong royong menjadi kekuatan yang menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Sebuah pelajaran bahwa dalam setiap duka, selalu ada tangan-tangan yang siap membantu dan menemani.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.