Bunga Zainal Kecewa Kasus Penipuan Suaminya Diberi Cek Kosong Rp2,6 M Mandek 2 Tahun, Kini ke Propam
Kharisma Tri Saputra June 02, 2026 07:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM– Artis Bunga Zainal bersama sang suami, Sukhdev Singh, kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah menjadi korban dugaan penipuan korporasi berkedok investasi bodong. 

Didampingi tim kuasa hukum, Bunga Zainal dan Sukhdev Singh mendatangi Mabes Polri, Selasa (2/6/2026).

Kedatangan pihak Zainal tersebut untuk nenindaklanjuti kasus penipuan cek kosong yang telah dilaporkan di Polda Metro Jaya sejak 2024.

Tidak tanggung-tanggung, pasangan suami istri ini mengalami kerugian finansial yang sangat fantastis hingga mencapai miliaran rupiah akibat menerima cek kosong dari pelaku.

Baca juga: Aliran Dana Hanania Travel yang Diselewengkan, Uang Jemaah Umrah Dipakai Buat Bayar Influencer

TANGIS PECAH- Artis Bunga Zainal belum lama ini menyita perhatian publik setelah muncul secara emosional menangis saat siaran langsung (live) berjualan di TikTok.
TANGIS PECAH- Artis Bunga Zainal belum lama ini menyita perhatian publik setelah muncul secara emosional menangis saat siaran langsung (live) berjualan di TikTok. (TikTok/bunga23nurleila)

Nahasnya, sosok utama yang menjerumuskan mereka ke dalam lingkaran penipuan ini bukanlah orang asing, melainkan teman dekat yang sudah sangat mereka percayai.

Dilansir dari Tribunnews.com, Bunga Zainal menceritakan awal mula dirinya dan sang suami jadi korban penipuan.

Pelaku—yang merupakan teman akrab Bunga Zainal—awalnya mendekati sang artis dengan menawarkan beberapa kerja sama bisnis berskala kecil.
 
Dalam kasus ini, posisi Bunga menjadi saksi karena yang mengenalkan terlapor DH kepada suminya untuk menjalin kerjasama bisnis.

Di situ, Bunga merasa terkena bujuk rayu dari DH hingga akhirnya mengenalkan ke suaminya.

"Saya memang yang memperkenalkan saudari DH ini ke suami saya," ujar Bunga, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

Aktris kelahiran 23 Maret 1987 ini mengaku, dirinya dan DH sudah berteman selama sepuluh tahun.

Karena bujuk rayu dari temannya tersebut, akhirnya Bunga mempertemukannya dengan sang suami.

"Sebenarnya saya temanan tuh sudah 10 tahunan tapi dalam 10 tahun itu saya enggak pernah sekalipun memperkenalkan si DH ini ke suami saya."

"Karena adanya bujuk rayu akhirnya saya mempertemukanlah DH ini dengan suami saya. Jadi saya di sini sebagai saksi," terangnya.

Baca juga: Tangis Bunga Zainal Jadi Korban Penipuan Investasi Dilakukan Sahabat, Kehilangan Uang 15 Miliar

Lebih lanjut, pada kesempatan itu Sukhdev Singh pun mengungkap DH menawarkan investasi batu bara ke dirinya.

Karena merasa ada jaminan, suami Bunga tersebut mau memberikan uang kepada DH.

Namun setelah pembayaran yang dijanjikan tersendat, ia meminta jaminan berupa cek, tapi akhirnya tidak dapat dicairkan.

Adapun cek tersebut bernilai mencapai Rp2,6 miliar.

"Dia menawarkan investasi baru bara, dia menjanjikan akan memberikan jaminan, dia juga menjaminkan tiga cek, itu yang membuat saya yakin untuk memberikan modal itu lah."

"Tiga jaminan cek yang diberikan ke saya. Dua cek nilainya masing-masing Rp330 juta dan satu cek itu Rp2 miliar di sana," beber pria yang dikenal sebagai produser film itu.

Laporan Mandek 2 Tahun

Bunga Zainal akhirnya mengambil langkah tegas demi mencari keadilan atas kasus penipuan yang menimpanya. 

Merasa laporan hukumnya jalan di tempat alias mandek selama dua tahun di Polda Metro Jaya, Bunga Zainal didampingi tim kuasa hukumnya resmi menyambangi Mabes Polri untuk meminta perlindungan dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

Langkah ini diambil karena pihak Bunga mencium adanya kejanggalan besar dalam proses penyidikan, bahkan menduga adanya oknum penyidik yang bermain mata dengan pihak terlapor.

Kasus dugaan penipuan yang merugikan Bunga Zainal senilai miliaran rupiah ini sebenarnya telah resmi dilaporkan sejak tahun 2024 lalu. 

Namun, hingga memasuki tahun 2026, kejelasan hukum tak kunjung menemui titik terang.

Bunga Zainal mengaku kecewa dan merasa ruang geraknya untuk menuntut haknya telah dibatasi oleh lambatnya birokrasi kepolisian di tingkat daerah.

"Kok kasus ini bisa dibilang mandek ya. Sampai kita ke Mabes tuh berarti artinya kita minta perlindungan ini udah mentok," katanya.

Dua tahun tak ada kejelasan dari pihak Polda Metro Jaya, Bunga dan tim kuasa hukumnya merasa ada kejanggalan.

Sehingga kini dirinya ingin mencari keadilan dan berharap kasus tersebut bisa dilanjutkan proses hukumnya.

Di Polda laporan kita udah dua tahun, jadi akhirnya kalau kita balik ke Polda lagi tuh malu sendiri gitu loh. Enggak ada keadilan," ungkap Bunga Zainal dengan nada kecewa.

Sementara kuasa sang kuasa hukum, Tommy Sinulingga, menyoroti soal penanganan proses hukum atas laporan dari pihaknya.

Dirinya menyinggung soal kasus benar-benar ditangangi ketika sudah viral di media sosial hingga menjadi sorotan publik.

"Kita agak kecewa, apakah perlu kasus ini no justice no viral ataupun no viral no justice seperti itu kan."

"Nah ini menjadi sangat dipertanyakan besar seperti itu," ucapnya.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.