BANDUNG, TRIBUNJABAR.ID – Timnas Putri Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi Timnas Putri Singapura dalam laga FIFA Match Day bertajuk Women's Garuda Championship Series. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (2/6/2026).
Bek tengah Timnas Putri Indonesia, Remini Rumbewas, mengatakan seluruh pemain telah menjalani rangkaian persiapan panjang menjelang turnamen tersebut. Menurutnya, skuad Garuda Pertiwi telah melaksanakan pemusatan latihan di Bandung sejak Mei 2026.
"Sejauh ini persiapan kami sudah sangat baik, dan kami siap bermain untuk besok melawan Singapura dan Kamboja," ujar Remini menjelang pertandingan di Hotel De Paviljoen, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).
Setelah menghadapi Singapura, Timnas Putri Indonesia dijadwalkan kembali bertanding melawan Timnas Putri Kamboja dalam ajang Garuda Championship Series pada 9 Juni 2026.
Menatap duel kontra Singapura, Remini mengingat pertemuan terakhir kedua tim terjadi di ajang SEA Games. Ia menilai pertandingan kali ini akan menghadirkan dinamika berbeda karena kedua tim diperkirakan telah melakukan berbagai evaluasi dan penyesuaian.
"Pasti mereka juga ada evaluasi juga tentang kami, tapi terlepas dari itu, kami juga punya pelatih dan ofisial yang yang lain-lain, sehingga kami juga bisa mempersiapkan untuk pertandingan besok," kata Remini.
Terkait keputusan pertandingan yang berlangsung tanpa kehadiran penonton, Remini menilai hal tersebut merupakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh PSSI.
"Tapi bagi kami pemain, itu tidak mengurangi semangat bagi kami untuk berjuang besok. Tapi sebenarnya harapan kami juga karena kami bermain jadi tuan rumah, harapan kami juga ada penonton, tapi ya seperti begitu sudah menjadi keputusan, ya semua kembali ke PSSI," ujarnya.
Sementara itu, pemain Timnas Putri Singapura, Danelle Tan, mengaku antusias menghadapi Indonesia. Ia menyebut timnya sudah cukup sering berjumpa dengan Garuda Pertiwi dalam berbagai pertandingan sebelumnya.
"Jadi mereka adalah lawan yang sangat tidak asing, jadi, ya, selalu menyenangkan untuk menguji kemampuan kami melawan Indonesia untuk melihat sejauh mana perkembangan kami. Jadi, ya, kami sangat bersemangat," ujar Danelle.
Menurut Danelle, Indonesia merupakan lawan yang sudah sangat dikenalnya. Namun, pertandingan kali ini memiliki arti tersendiri karena menjadi laga internasional pertama bagi timnya di bawah arahan pelatih baru.
"Oleh karena itu, kami telah berlatih keras, menerapkan ide-ide dan gaya permainan baru. Jadi, akan sangat bagus jika hal itu bisa diterapkan ke dalam pertandingan Internasional," kata dia.
Ia menambahkan, pertandingan melawan Indonesia dan Kamboja akan menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana hasil latihan dan pendekatan baru yang diterapkan tim dapat berjalan dalam situasi pertandingan sesungguhnya.
Danelle juga mengaku cukup memahami karakter permainan Indonesia. Secara pribadi, ia menyebut telah beberapa kali berhadapan dengan tim Merah Putih dalam pertandingan internasional.
"Tetapi bagi kami, saya rasa kami lebih fokus pada diri kami sendiri, dan itu berlaku untuk lawan tim mana pun yang kami hadapi," tuturnya.
Meski menghormati kualitas lawan, fokus utama Singapura tetap tertuju pada performa mereka sendiri dalam setiap pertandingan yang dijalani.
"Jadi, itu juga akan menjadi fokus utama kami menjelang pertandingan melawan Indonesia dan Kamboja. Tapi ya, kami tahu para pemain Indonesia," ucapnya.