Pelatih asal Belanda itu meninggalkan Anfield akhir pekan lalu setelah menjalani musim keduanya yang tragis sebagai pelatih kepala The Reds, membawa klub dari kejayaan di Liga Premier hingga hanya mampu mengamankan tiket ke Liga Champions dengan susah payah.
Arne Slot sebelumnya memimpin Liverpool meraih gelar juara liga pada musim debutnya, dan kemudian menjadi penerima manfaat dari belanja besar-besaran di musim panas sebelum kampanye 2025/26 dimulai.
Bintang serangan papan atas seperti Hugo Ekitike, Alexander Isak, dan Florian Wirtz, yang direkrut dengan total biaya lebih dari £300 juta, sebagian besar mengalami awal yang tersendat dalam karier mereka di Liverpool. Salah satu dari ketiganya bahkan menggambarkan perasaannya yang “terputus” dari klub saat menjalani tugas internasional.
Isak, yang didatangkan dari Newcastle United dengan rekor transfer senilai £125 juta musim panas lalu, telah mengungkapkan perasaannya setelah pemecatan Arne Slot.
Saat ini sedang membela tim nasional Swedia, penyerang itu mencetak gol indah dalam kekalahan 3-1 timnya dari Norwegia dalam laga persahabatan kemarin malam, dan ia mengaku merasakan adanya jarak dengan Liverpool selama berada jauh dari klub.
“Saya merasa agak terputus dari Liverpool sekarang karena saya sedang di sini [bersama Swedia]. Selalu menyedihkan ketika seorang pelatih harus pergi,” ujar penyerang yang mencatatkan rekor transfer tersebut.
Isak, yang mencetak satu-satunya gol Swedia melalui aksi solo yang diakhiri dengan tembakan melengkung dari sudut sempit, tampak tidak terlalu terkejut dengan keputusan klub memecat Slot.
“[Pelatih] biasanya menjadi posisi pertama yang berubah ketika keadaan berjalan buruk,” katanya, setelah musim debutnya yang dipenuhi cedera membuat jumlah golnya menurun drastis dari 27 gol pada musim 2024/25 menjadi hanya empat gol musim ini.
Isak melanjutkan, “Seperti yang saya bilang, saya tidak tahu banyak tentang apa yang telah atau akan terjadi. Saya hanya berharap yang terbaik untuknya.”
Pemain internasional Swedia itu, yang kemungkinan besar akan menjadi bagian penting dalam rencana pelatih Liverpool berikutnya, Andoni Iraola, sempat mengalami patah tulang kaki pada bulan Desember dalam laga melawan Tottenham Hotspur.
Pertandingan tersebut, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi The Reds, menjadi momen ketika Isak mengalami cedera tepat setelah mencetak gol pertamanya dalam laga itu, membuatnya absen hingga awal April.
Di bawah asuhan Slot, jumlah tembakan Isak per pertandingan menurun lebih dari separuh, dari 2,9 saat di Newcastle pada musim 2024/25 menjadi hanya 1,2 dalam musim terakhirnya bersama Liverpool.
Setelah kehilangan legenda klub Mohamed Salah, The Reds kemungkinan akan mengandalkan penyerang asal Swedia itu sebagai tumpuan utama untuk menutup kehilangan tersebut pada musim 2026/27. Namun, hanya waktu yang akan menjawab apakah karier Isak di Anfield akhirnya akan kembali bersinar.