TRIBUNJAKARTA.COM - Tiga pemain sisingaan odong-odong tewas tersengat listrik di Kampung Cibeureum, Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (2/6/2026) sore.
Pemain panjak odong-odong itu berada dari Grup Dewa Tarompet asal Ciwera Gambarsari Pagaden Kabupaten Subang.
Saat ini Polres Metro Bekasi tengah menyelidiki kejadian tersebut.
Satlinmas Desa Mekarmukti, Pitung (70) menerangkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat rombongan kesenian odong-odong yang berasal dari Subang kembali melanjutkan perjalanan usai beristirahat setelah waktu Ashar.
Insiden bermula ketika kendaraan odong-odong melintas di bawah kabel listrik yang posisinya cukup rendah.
Sejumlah pemain, kata Pitung kemudian berusaha mengangkat kabel agar kendaraan dapat melintas.
"Awalnya habis istirahat, terus jalan lagi. Pas maju, ketemu kabel. Ada yang ngangkat kabel supaya bisa lewat," ujar Pitung ketika dikonfirmasi pada Selasa (2/6/2026).
Akan tetapi nahas, salah seorang pemain diduga menyentuh kabel bertegangan sehingga tersengat listrik. Aliran listrik kemudian merambat ke pemain lain yang berada di dekatnya.
"Awalnya satu orang yang kena. Begitu kesetrum, merambet ke yang lain. Yang ngangkat kabel itu langsung kena, terus yang megang atau dekat dia ikut kesetrum," katanya.
Akibat kejadian tersebut, tujuh orang pemain odong-odong menjadi korban.
Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan empat lainnya mengalami pingsan dan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan menggunakan ambulans desa.
"Tadi ada tujuh orang korban. Satu sudah jadi korban (meninggal) di lokasi. Dua (meninggal) di Puskesmas, yang lainnya pingsan," ungkapnya.
Pitung menuturkan seluruh korban merupakan kru atau pemain odong-odong. Tidak ada warga sekitar maupun tamu hajatan yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Korban semuanya pemain odong-odong, dari grup kesenian itu. Warga tidak ada yang kena," katanya.
Ia juga menyebut kabel listrik yang melintang di lokasi sudah terpasang sejak lama. Namun selama ini belum pernah terjadi kecelakaan serupa.
"Kabel itu memang sudah lama ada. Baru kali ini terjadi kejadian seperti ini," tandasnya.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni mengatakan, total ada lima orang yang bertugas menarik dan mendorong gerobak sound system sisingan odong-odong dilaporkan tersengat aliran listrik.
Berdasarkan keterangan awal, salah satu personel yang berada di atas sound system diduga berupaya mengangkat
kabel listrik PLN menggunakan tangan. Seketika, korban tersengat aliran listrik dan arus diduga merambat ke sejumlah orang lain yang berada di sekitar gerobak sound system yang terbuat dari besi.
"Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar," kata Sumarni saat dikonfirmasi pada Rabu (3/6/2026).
Korban tewas bernama Galang, 18 tahun, warga Kampung Ciwera RT 05/02, Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Juhan, 20 tahun, warga Kampung Pasircabe, Desa Pagaden, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang; serta Rinto, 29 tahun, warga Subang.
Sementara itu, dua korban luka masing-masing bernama Rizal, 18 tahun, warga Kampung Ciwera RT 05/02, Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, yang mengalami luka bakar pada bagian kaki, serta Rizki Maulana, 22 tahun, warga Kabupaten Subang, yang mengalami luka bakar pada bagian kaki dan kepala.
Setelah kejadian, korban dibawa ke RS Radjak Cibeureum, Cikarang Utara.
"Usai kejadian korban dibawa ke RS Radjak Cibeureum, Cikarang Utara. Korban meninggal sudah dibawa ke Subang," jelas Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni
Sumarni menuturkan, petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian melakukan cek tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, meminta keterangan sejumlah saksi.
Selain itu, Tim Inafis Polres Metro Bekasi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan petunjuk dan bukti awal di lokasi kejadian.
Kata Kapolres, saat ini, penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Dugaan sementara, korban tersengat aliran listrik dari kabel jaringan listrik yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
"Kami masih mendalami keterangan para saksi serta hasil olah TKP guna memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut," kata dia.
(TribunJakarta.com/TribunBekasi)
Baca juga: Acara Sisingaan di Cikarang Berujung Maut, Tiga Orang Penarik Sound System Tewas Tersengat Listrik
Baca juga: Diduga Hendak Mencuri Kabel, Pria di Tamansari Jakbar Tewas Tersengat Listrik
Baca juga: Nicholas Jason Tewas Tersengat Listrik Saat Mematikan Komputer di Rumah Saat Banjir Tangerang