TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Fakfak, Papua Barat meninjau kondisi Pasar Rakyat Thumburuni untuk mengecek fungsi CCTV sekaligus mengungkap penyebab minimnya pembeli.
Hal itu disampaukan Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Fakfak, Zet Sampe Tondok, kepada Tribunpapuabarat.com di sela kunjungannya ke Pasar Rakyat Thumburuni, Rabu (3/6/2026).
“Menanggapi masukan sebagian pihak yang menyebutkan lantai III dan IV sepi pembeli tentu akan menjadi bahan evaluasi. Namun prinsipnya, Pemerintah hadir untuk menyediakan tempat bagi para pedagang,” jelasnya.
Menurut Zet, salah satu faktor penyebab adalah adanya pedagang sayur mayur yang mendapat tempat di lantai II tetapi lebih memilih berjualan di lantai I dengan cara melantai.
“Hal-hal seperti ini menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Baca juga: Harga Bawang Merah Naik di Pasar Thumburuni Fakfak, Komoditas Lain Stabil
Ia menambahkan, keberadaan pusat perbelanjaan lain di Kota Fakfak, seperti Pasar Kelapa I, turut memengaruhi pilihan masyarakat.
“Ini harus dilihat secara bijak mengapa lantai III dan IV cenderung sepi pembeli, bahkan ada yang membandingkan dengan kondisi Pasar Thumburuni zaman dulu,” terangnya.
Penertiban Pedagang
Disperindag memastikan dalam waktu dekat akan melakukan penertiban terhadap penghuni Pasar Rakyat Thumburuni agar pedagang menempati lapak sesuai nomor tempatnya.
“Kami akan membuat surat edaran kepada pedagang yang sudah memperoleh tempat agar segera menempati lapaknya. Jika sudah diberi waktu dan kesempatan tetapi tidak diindahkan, Pemerintah berhak mengalihkan ke orang lain yang membutuhkan,” tegas Zet.
Sebagai bentuk ketegasan, Pemerintah juga mempertimbangkan membuat perjanjian tertulis agar lapak yang tidak ditempati dalam jangka waktu tertentu bisa dialihkan.
Baca juga: 2 Bulan Diresmikan, Pasar Thumburuni Sepi Pembeli Hingga Pedagang Tutup Los
“Harapannya, penertiban ini membuat aktivitas semakin terkontrol dan membangkitkan ekonomi di Pasar Rakyat Thumburuni,” katanya.
Fungsi CCTV
Dalam tinjauan tersebut, Zet memastikan seluruh CCTV pemantau di Pasar Rakyat Thumburuni berfungsi baik.
“Kami harus terus memonitor kualitas, kelengkapan, dan kondisinya. Jangan sampai hilang, copot, atau sengaja dibelokkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh aktivitas di Pasar Rakyat Thumburuni termonitor melalui ruang kontrol CCTV.
Karena itu, masyarakat Fakfak diimbau tidak melakukan aktivitas terlarang dalam bentuk apapun di lingkungan pasar sentral tersebut.