10 Ribu Peserta Terkonfirmasi Ikut PENAS XVII di Provinsi Gorontalo, Ini Rinciannya
Wawan Akuba June 03, 2026 02:59 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Panitia Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII memberikan update angka pastik peserta yang akan ikut perhelatan tersebut pada 20-25 Juni 2026 di Provinsi Gorontalo.

Ketua Panitia, Muljady Mario menegaskan bahwa data jumlah peserta memang terus diperbaharui setiap saat. 

Sebab, jumlah peserta berkaitan dengan pemetaan kebutuhan akomodasi yang nantinya akan disiapkan peserta. 

Muljady yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo itu berkaitan dengan kondisi ekonomi dan biaya transportasi.

Menurutnya, kebijakan efisiensi serta kenaikan harga tiket perjalanan turut memengaruhi jumlah delegasi yang akan hadir dari berbagai daerah.

Baca juga: Kejagung Jam 2 Pagi Geledah Kantor Pusat BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Usut Kasus MBG?

"Karena efisiensi dan naiknya tiket berpengaruh terhadap jumlah peserta," kata Muljady saat mendampingi Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, meninjau kesiapan homestay di Kabupaten Gorontalo, Rabu (3/6/2026).

Meski demikian, panitia telah mengantongi angka peserta yang dipastikan hadir pada kegiatan nasional tersebut.

Muljady menyebut jumlah peserta yang telah terkonfirmasi secara pasti saat ini mencapai sekitar 10 ribu orang.

Jumlah tersebut tidak hanya berasal dari luar daerah. 

Peserta lokal dari Provinsi Gorontalo juga diperkirakan memberikan kontribusi besar terhadap total kehadiran selama pelaksanaan PENAS XVII.

Salah satu daerah dengan jumlah peserta lokal yang cukup besar berasal dari Kabupaten Gorontalo Utara.

"Dari Kabupaten Gorontalo Utara saja sudah 3.200 peserta," ungkap Muljady.

Meski berasal dari daerah yang masih berada dalam wilayah Provinsi Gorontalo, keberadaan peserta lokal tetap menjadi perhatian panitia, khususnya terkait kebutuhan akomodasi.

Panitia perlu memastikan apakah para peserta akan menginap di rumah keluarga masing-masing atau memanfaatkan homestay yang telah disiapkan pemerintah dan masyarakat.

Kepastian tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemetaan tempat menginap peserta agar distribusi homestay dapat dilakukan secara tepat.

Selain peserta lokal, panitia juga mencatat tingginya minat peserta dari provinsi-provinsi tetangga.

Baca juga: Breaking News! Penerimaan Siswa Baru SD dan SMP di Kota Gorontalo Resmi Dibuka Adhan Dambea

Sulawesi Utara menjadi daerah dengan jumlah peserta luar Gorontalo yg cukup besar. 

"Sulawesi Utara sudah 2.500, nah Sulawesi Tengah ini kemarin 800, tapi katanya masih bertambah," kata Muljady.

Karena itu, panitia masih menunggu konfirmasi lanjutan dari sejumlah daerah untuk memperoleh angka final peserta yang akan hadir pada kegiatan tersebut.

Menurut Muljady, kepastian jumlah peserta sangat menentukan proses penempatan homestay yang saat ini sedang dimatangkan.

Semakin akurat data peserta yang diterima, semakin mudah pula panitia melakukan pemetaan lokasi menginap berdasarkan daerah asal masing-masing rombongan.

Di sisi lain, panitia juga telah memantau pola kedatangan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Sejumlah provinsi diketahui memilih jalur penerbangan melalui Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gorontalo.

Pilihan tersebut dilakukan karena ketersediaan penerbangan menuju Manado dinilai lebih banyak dibandingkan rute langsung ke Gorontalo.

Tidak hanya melalui jalur udara, sebagian peserta juga akan menempuh perjalanan darat dan laut untuk menghadiri PENAS XVII.

Muljady mengungkapkan salah satu rombongan besar berasal dari Kalimantan Timur yang akan menggunakan kombinasi transportasi laut dan darat menuju Gorontalo.

"Dari Kaltim ada tujuh bus lewat Feri ke Sulawesi Tengah kemudian mendarat (ke Gorontalo)," jelasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.