BOLASPORT.COM - Dua ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, rontok berjamaah pada babak pertama hasil Indonesia Open 2026.
Di luar dugaan, pertandingan ganda putra Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026) terus menghadirkan pukulan menyakitkan.
Terbaru adalah hasil pertandingan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Ganda putra ranking tiga dunia sekaligus terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini, tak disangka malah tampil di bawah performa terbaik.
Baru saja pekan lalu menjadi runner-up Singapore Open 2026, Fajsr/Fikri hari ini justru langsung tumbang di babak 32 besar.
Ketika didukung publik sendiri, permainan Fajar/Fikri yang biasanya cepat dan taktis, malah amburadul saat menghadapi lawan asal China, Chen Bo Yang/Liu Yi.
Permainan mereka sudah telat panas sejak gim pertama dimulai.
Pasangan yang sama-sama berposisi playmaker ini tertinggal jauh 3-9 hingga harus mengejar susah payah skor mereka.
Defens Chen/Liu yang sedang bagus dan kesalahan sendiri dari Fajar/Fikri membuat mereka merugi.
Fajar/Fikri tak mampu tampil lebih baik di gim kedua, di mana mereka juga tertinggal cepat 4-7 bahkan 8-12.
Harapan melihat Fajar/Fikri ke final Indonesia Open 2026 dipastikan buyar, mereka kalah dengan skor 13-21, 14-21.
Setelah Fajar/Fikri kalah, asa ganda putra tuan rumah bergeser ke lapangan sebelah saat Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi juga sedang berlaga.
Mereka sempat berhasil membuka asa dengan memenangi gim pertama atas He Zhi-Wei/Huang Jui-Hsuan (Taiwan).
Namun asa itu menipis setelah Faathir/Devin mulai lengah di gim kedua dan dipaksa bermain rubber game.
Pada gim ketiga, permainan Faathir lebih kacau di mana mereka terbantai 2-11.
Kans untuk membalikkan keadaan sudah terlalu sulit.
Pasangan muda Indonesia ini berakhir kalah dengan skor 21-13, 17-21, 11-21.
Kekalahan Fajar/Fikri dan Faathir/Devin menipiskan harapan Indonesia untuk mempunyai juara lagi di sektor ganda putra pada ajang Super 1000 ini.
Sebelumnya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat juga sudah tersingkir.
Harapan tersisa hanya pada dua pasangan yang belum berlaga, yaitu Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.